Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Bantuan Pangan Sembako Jeneponto Bangkitkan Ekonomi Lokal

badge-check

					Bantuan Pangan Sembako Jeneponto Bangkitkan Ekonomi Lokal Perbesar

BERITA.NEWS, Jeneponto – Komposisi bantuan program sembako Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Hasilatau Bantuan Sosial Pangan (BSP) di Jeneponto berubah.

Perubahan tersebut berdasarkan hasil rapat Tim Koordinasi (Tikor) tingkat Kabupaten Jeneponto bersama unsur tim koordinasi dan pendamping beserta supplier.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Jeneponto, Nirmala Suaib membenarkan adanya perubahan komposisi program Bantuan Sosial Pangan (BSP) tersebut.

“Betul ada perubahan komposisi program sembako. Jadi ikan segar dambil langsung dimasukkan dalam boks dengan tiga kali lapisan es batu, lalu diangkut dalam mobil box freezer,” ujarnya Nirmala Syuaib, Selasa (17/11/2020).

Selain ikan segar, lanjut Nirmala, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) juga dibagikan sayuran padat yang diambil di Kecamatan Rumbia sebagai daerah penghasil sayur mayur.

Dia bilang, otomatis hal ini sangat membantu petani dan lembaga yang ada di desa karena pangsa pasar hasil bumi petani jelas bertambah. Berarti pendapatan petani meningkat pula.

“Apalagi dalam penjualan hasil bumi petani bermitra dengan lembaga-lembaga yang ada di desa dalam hal packaging dan pemasarannya. Jadi ada value added dari hasil bumi itu sendiri,” terang Nirmala.

Baca Juga :  Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

Saat ini, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Jeneponto diberikan bantuan sembako berupa ikan bandeng segar tiga ekor, telur 15 butir, dan beras premium 10 kilogram.

Selain itu, KPM juga diberikan sayur-sayuran berupa kentang, wortel, labu siam, dan tomat.

“Sebelumnya kami dibagikan ikan kaleng sama telur dan beras. Sekarang ikan kaleng sudah tidak ada, saya juga dikasi sayur-sayuran dan ikan bandeng tiga ekor,” ucap Ratna, salah satu penerima manfaat di Kecamatan Bangkala Barat.

Dari perubahan tersebut, pihak supplier selaku penyedia barang juga mengaku mengambil bahan sayuran dari wilayah Jeneponto sendiri untuk menggerakkan ekonomi lokal masyarakat.

“Sayuran segar kita ambil dari masyarakat langsung melalui gapoktan (gabungan kelompok tani). Ini tentunya bertujuan agar ekonomi di tingkat bawah terus bergerak di tengah pandemi Covid-19,” terang Abdul Rahim selaku supplier.

Untuk packing sayur-sayuran, tambah Rahim, Ia juga mengaku menyerap tenaga kerja warga sekitar.

“Pihak kami juga meyiapkan mobil box freezer atau mobil thermo pendingin untuk mendistribusikan ikan agar terjaga dan terjamin kesegarannya,” ujar Rahim.

  • Putri

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Kapolres Maros Dukung Gerakan Pangan, IKA PMII Siap Garap Lahan di Mallawa

14 April 2026 - 17:00 WITA

Rutan Masamba Diklaim Konsisten Razia, Aktivis Bantah Dugaan Pembiaran

14 April 2026 - 15:10 WITA

Trending di Daerah