Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Australia ingin Takalar Jadi Binaan Pengembangan Peternakan Sapi

badge-check

					Penerimaan Kunjungan Konsultan Australia diRuang Pola Kantor Bupati. (BERITA.NEWS/Sahabuddin Jaya). Perbesar

Penerimaan Kunjungan Konsultan Australia diRuang Pola Kantor Bupati. (BERITA.NEWS/Sahabuddin Jaya).

BERITA.NEWS, Takalar – Bupati Takalar  Syamsari Kitta menerima kunjungan dari Konsulat General Australi Mr. Richard Mattews di Ruang Rapat Setda Takalar Jalan Jendral sudirman ,Kamis (23/1/2020).

Pertemuan ini, merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya Bupati dengan Mr. Richard Mattews beberapa waktu lalu, yang  membahas terkait peningkatan kualitas pendidikan serta pengembangan peternakan khususnya sapi di Takalar. 

Sebagaiamana diketahui. Australia merupakan negara yang terkenal dengan peternakan sapi yang berkualitas, Selain itu, hubungan Indonesia dengan Australia cukup erat kaitannya dengan pendidikan, yang dapat dilihat dari banyaknya beasiswa yang ditawarkan kepada warga Indonesia dari pemerintah Australia. 

“Potensi kita di Takalar cukup banyak terutama disektor perikanan yang cukup besar, salah satu produknya yaitu telur ikan terbang. Disektor pertanian, ada jagung dan kita juga ada pabrik gula. Dan seperti pertemuan lalu kita juga membicarakan terkait peningkatan pendidikan kami, agar skill warga menjadi lebih baik,” Kata H. Syamsari memberikan selayang pandang terkait Takalar. 

Termasuk yang disampaikan Bupati Takalar yakni pengembangan peternakan melalui program pemberian bantuan satu sapi satu KK oleh pemerintah kabupaten Takalar kepada warga kurang mampu. 

Syamsari menjelaskan bahwa bantuan ini, sebagai stimulan untuk warga menjadi peternak dan diharapkan kedepan mampu menjadi pengusaha ternak seperti pola peternakan yang diterapkan di Australia. 

“Kami terbuka, kalau kita disini bisa menjadi kabupaten binaan untuk pengembangan peternakan oleh Australi, kami akan sangat senang,” pungkas H. Syamsari.

Hal ini disambut positif oleh Mr. Richard Mattews. Salah satunya disektor pertanian dan peternakan kata Mr. Richard penting untuk dikembangkan dan hal ini juga telah dibicarakan  dengan Gubernur Sulsel. 

“Industri sapi di Australi tidak hanya sebagai peternak tetapi lebih fokus menjadi pengusaha ternak sehingga industri peternakan sapi di Australia berkembang. Dan saya kira untuk Takalar bisa mendidik sedikit-demi sedikit masyarakat untuk menjadi pengusaha. Bagaiamana kita bisa mendapatkan hasil bukan hanya dari sapi tetapi dari bagian yang lain juga. Saya kira program untuk meningkatkan pendidikan bagi petani ini sangat penting,” kata Mr. Richard. 

Beberapa program pengembangan juga dijelaskan Mr. Richard disertai dengan penjelasan sejumlah beasiswa untu S2 dan S2 untuk warga kabupaten Takalar. 

Selain membicarakan terkait pengembangan sapi serta peningkatan pendidikaan, Mr. Richard Mattews jg  meninjau lokasi peninjauan kawasan  industri Takalar yang terletak di Kecamatan Mangarabombang.

  • Sahabuddin Jaya

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Kapolres Maros Dukung Gerakan Pangan, IKA PMII Siap Garap Lahan di Mallawa

14 April 2026 - 17:00 WITA

Rutan Masamba Diklaim Konsisten Razia, Aktivis Bantah Dugaan Pembiaran

14 April 2026 - 15:10 WITA

Trending di Daerah