Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Antisipasi Penyebaran Covid-19, Pemkab Mamuju Bentuk Tim Koordinasi Teknis Lintas Sektor

badge-check

					Rapat pembentukan tim lintas ektor dalam pencegahan virus corona. Perbesar

Rapat pembentukan tim lintas ektor dalam pencegahan virus corona.

BERITA.NEWS, Mamuju – Organisasi Kesehatan Dunia ( WHO ) telah mengumumkan status darurat dunia atas wabah virus corona. Atas pengumuman status darurat tersebut, Pemerintah Kabupaten Mamuju, langsung membentuk tim koordinasi lintas sektor (Terpadu) guna mengantisipasi penyebaran virus tersebut.

Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Mamuju, dr Firmon, usai mengikuti rapat pembentukan Tim Koordinasi Teknis Lintas Sektor yang dipimpin langsung Sekda Mamuju yang dihadiri Kapolresta Mamuju, Dandim Mamuju, dan Pimpinan OPD Pemkab Mamuju, yang berlangsung di lantai 3 Kantor Bupati Mamuju, Sabtu (14/3/2020)

Menurut Firmon, tujuan pembentukan tim ini untuk mengantisipasi dan cara pencegahan virus corona yang dikenal mematikan itu, sehingga masyarakat paham dan tidak menimbulkan kepanikan. Dan kata dia, tim terbentuk ini terdiri dari sejumlah OPD dan instansi lainnya, serta polisi, TNI dan Danlanud .

”Tim ini semuanya terlibat dan masing-masing punya tanggung jawab. Dan kita berharap dengan adanya tim ini mampu mengawasi dari kabupaten, kecamatan sampai ke desa,” kata Firmon.

Baca Juga :  Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

Meskipun Corvid 19 atau virus corona belum ada ditemukan di Sulbar dan Sulsel. Namun tim terpadu ini kata dia, harus melakukan pengawasan lebih dini secara ketat terhadap segala ancaman penyeberan virus corona. Untuk tahap awal, setiap tim masing – masing memiliki tanggung jawab melakukan pemantauan setiap lingkungan.

”Kita berharap tim terpadu ini, bisa bekerja semaksimal mungkin dalam melakukan pengawasan dan pencegahan. Karena, meskipun virus ini belum ada di Sulbar tetapi kita tetap waspada tetapi jangan panik, ” kata Firmon.

Masih dia, terkait hal ini meminta kepada semua masyarakat untuk tetap memjanga kesehatan dan berprilaku hidup bersih dan sehat ( PHBS ) terutama cuci tangan. Selain itu kata dia, tim terpadu juga akan terus memantau penumpang masuk dipintu Bandara Tampapadanag, pelabuhan dan terminal.

”Kita selalu berharap dan berdoa agar wabah virus corona ini tidak sampai masuk ke Sulawesi. Untuk itu, mulai saat ini kita harus terapkan PHBS dan selalu menjaga lingkungan kita masing – masing.” pungkasnya.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Kapolres Maros Dukung Gerakan Pangan, IKA PMII Siap Garap Lahan di Mallawa

14 April 2026 - 17:00 WITA

Rutan Masamba Diklaim Konsisten Razia, Aktivis Bantah Dugaan Pembiaran

14 April 2026 - 15:10 WITA

Trending di Daerah