Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Nasional

Anggota DPR Minta Tim Gugus Tugas Covid-19 Segera Kerja Tancap Gas

badge-check

					Gedung DPR RI (net) Perbesar

Gedung DPR RI (net)

BERITA.NEWS, Jakarta – Anggota Komisi VIII DPR asal Dapil Gorontalo, Idah Syahidah meminta agar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang dibentuk pemerintah di bawah koordinasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), segera mengumumkan langkah-langkah kongkrit penanganan virus corona secara transparan.

Menurut Idah, langkah-langkah kongkrit ini sangat diperlukan agar masyarakat mempunyai acuan apa yang harus mereka lakukan untuk mencegah supaya tidak terpapar virus corona. Dan, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 harus kerja tancap gas atau cepat, dengan terukur dan indikator yang jelas.

“Ini penting dilakukan supaya masyarakat tidak kalang kabut, panik. Tim 19 juga harus memperlihatkan apa kerjanya. Jangan sampai dibentuk tim tapi tidak melakukan apa-apa,” kata Idah dalam keterangannya, Senin (16/3/2020).

Idah juga berharap Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 tidak terjebak pada hal-hal yang seremonial, administrasi birokrasi, yang itu justru memperlambat kerja.

Karena, negara-negara di dunia saja banyak tanggap dalam hal ini, bahkan sudah ada yang melakukan lock-dwon dengan segala konsekuensinya. Jadi, pemerintah tidak boleh terlena apalagi menanganggap enteng, tentu tetap harus memberi ketenangan pada masyarakat.

Politisi Partai Golkar ini juga berharap imbauan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 agar Pemerintah Daerah membentuk gugus tugas di daerahnya masing-masing untuk diindahkan. Supaya, masyarakat dapat penjelasan yang benar tentang seluk beluk penanganan Covid-19.

Tak lupa, Idah juga mengingatkan sinergisitas atau meningkatkan intensitas komunukasi antar pemerintah pusat dan daerah. Apalagi, kalau sampai pemerintah pusat dan daerah jalan sendiri-sendiri, itu justru berpotensi membuat masyarakat menjadi panik.

“Intinya pemerintah pusat dan daerah harus saling support informasi. Apalagi, Pak Presiden Jokowi juga sudah mengimbau kepala kepala daerah agar membuat kebijakan sesuai kondisi daerah masing-masing. Itu harus dicamkan oleh daerah,” tegasnya.

Lebih lanjut, Idah juga mengingatkan pemerintah untuk terus memberikan informasi utuh terkait virus ini. Termasuk juga, pemerintah harus terus melakukan edukasi kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesadaran diri, menjaga kesehatan.

“Semua komponen bangsa harus jalan beriringan, fokus menyelamatkan warga. Semoga wabah corona segera berakhir. Mari kita sama-sama saling mengingatkan dan meningkatkan ibadah kita, serta jangan lupa berdoa,” tukas Idah.

Loading

Comments

Baca Lainnya

OJK Perkuat Pengawasan Industri PPDP, Dukung Perekonomian Nasional

14 April 2026 - 08:21 WITA

Modus Janjikan Pengaturan Perkara, Empat Oknum Mengaku Pegawai KPK Ditangkap

10 April 2026 - 19:19 WITA

BPKH Salurkan Uang Saku Haji 2026, Jemaah Terima 750 Riyal untuk Kebutuhan di Tanah Suci

10 April 2026 - 15:46 WITA

Bongkar Mafia Narkoba di Balik Jeruji, Menteri Agus: Siap Sikat Tanpa Pandang Bulu

10 April 2026 - 13:59 WITA

OJK Perkuat GRC untuk Jaga Stabilitas Sistem Keuangan di Tengah Risiko Global

9 April 2026 - 08:30 WITA

Trending di Nasional