Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Amir Uskara: Jangan Golput, Coblos Adnan-Kio

badge-check

					Amir Uskara: Jangan Golput, Coblos Adnan-Kio Perbesar

BERITA.NEWS, Gowa – Wakil Ketua DPP PPP, Amir Uskara tak henti-hentinya menginstruksikan kepada seluruh pengurus dan kader serta konstituennya untuk tidak golput pada Pilkada calon tunggal Kabupaten Gowa 2020.

Sebagai pemilik kursi terbanyak di DPRD Gowa saat ini (8 kursi), Amir menegaskan, usungannya ke pasangan Adnan Purichta Ichsan-Abdul Rauf Malaganni Kr Kio, tidak setengah-setengah.

Sejak awal, kata mantan ketua PPP Gowa dan Sulsel itu, pihaknya tak henti-hentinya menyosialisasikan program-program Doboloki (jargon Adnan-Kio), serta mengampanyekan pencapaian selama memimpin Gowa sejak tahun 2016.

“Kalau kader PPP, instruksi itu sudah sangat jelas. Dan kader itu juga turun sosialisasi sampai ke pelosok-pelosok desa untuk mengajak warga ke TPS dan mencoblos Adnan-Kio pada 9 Desember mendatang,” ucap Amir Uskara saat dikonfirmasi via sambungan telepon, Jumat (13 November 2020).

Amir meyakini, seluruh partai politik pemilik kursi di DPRD Gowa, all out mendukung dan memenangkan Adnan-Kio agar kembali memimpin Kabupaten Gowa selama lima tahun ke depan. Partisipasi pemilih harus terus naik agar kualitas demokrasi menjadi lebih baik.

“Karena kita semua percaya, program-program Adnan-Kio di bidang pendidikan, keagamaan, kesehatan, hingga infrastruktur bisa ditingkatkan dan lebih baik ke depannya,” papar mantan anggota DPRD Sulsel ini.

Ia pun meminta kepada warga Gowa agar tidak terpengaruh dengan isu liar yang meminta warga untuk mencoblos kolom kosong.

“Esensi pilkada ialah memilih pemimpin. Memilih kolom kosong itu merupakan tindakan yang sangat tidak rasional. Dan saya curiga, mereka yang mengajak untuk memilih kolom kosong itu didasari atas kebencian dan kekecewaan yang sifatnya personal. Jadi alasan itu sangat tidak rasional,” jelas Amir Uskara, mantan anggota DPRD Gowa.

Dalam tinjauan keagamaan, memilih atas dasar kebencian itu sangat tidak dibenarkan. “Terlebih pemerintahan Gowa di bawah kepemimpinan Pak Adnan dan Karaeng Kio ini tidak juga menzalimi. Jadi tidak ada alasan untuk tidak menyalurkan hak suara. Mari coblos yang bergambar (Adnan-Kio),” pungkasnya.

Dalam pilkada kali ini, Adnan-Kio memiliki sejumlah program-program terbaru. Antara lain beasiswa kuliah siswa berprestasi dari tiap desa/kelurahan, program satu desa satu hafiz, pembangunan mal dan pos pelayanan publik, dan pembangunan rumah sakit pratama serta peningkatan kualitas puskesmas. (*)

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Kapolres Maros Dukung Gerakan Pangan, IKA PMII Siap Garap Lahan di Mallawa

14 April 2026 - 17:00 WITA

Rutan Masamba Diklaim Konsisten Razia, Aktivis Bantah Dugaan Pembiaran

14 April 2026 - 15:10 WITA

Trending di Daerah