Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Bulukumba

Alasan Mendagri Pilih Bulukumba Jadi Lokasi Puncak Pembagian 10 Juta Bendera

badge-check

					Alasan Mendgari Tito Karnavian Pilih Bulukumba Jadi Lokasi Puncak Pembagian 10 Juta Bendera. (Foto: BERITA.NEWS/ Thatang) Perbesar

Alasan Mendgari Tito Karnavian Pilih Bulukumba Jadi Lokasi Puncak Pembagian 10 Juta Bendera. (Foto: BERITA.NEWS/ Thatang)

BERITA.NEWS, Bulukumba – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian berbicara di hadapan puluhan ribu peserta dan tamu undangan Gerakan Nasional Pembagian 10 juta Bendera Merah Putih di lapangan hitam pantai Bira Bulukumba, Jumat, (11/8/2023).

Saat sambutan, Tito Karnavian mengungkapkan alasan dipilihnya Bulukumba sebagai tuan rumah puncak pembagian 10 juta bendera merah putih tahun 2023.

“Ini tahun kedua dilaksanakan gerakan nasional pembagian 10 juta bendera. Tahun lalu kita sukses melebih target mencapai target 12 juta bendera yang dibagi di seluruh jajaran pemerintah pusat, lembaga hingga pemerintah daerah,” katanya.

Mantan orang nomor satu di institusi Polri ini, menjelaskan bahwa gerakan nasional pembagian 10 juta bendera merupakan kegiatan reguler yang dilaksanakan setiap tahun, khususnya pada bulan Agustus.

“Tahun lalu di Kota Banda Aceh dilaunching oleh Bapak Jhon Wempi Watipo yang orang Papua. Sedangkan acara puncaknya, saya memimpin di Merauke Papua. Saya ini orang Sumatra. Sehingga menggambarkan keindonesiaan,” ujarnya disambut tepuk tangan.

Tito menceritakan awal mula dipilihnya Bulukumba sebagai acara puncak gerakan nasional pembagian 10 juta bendera. Ia menyebutkan di tahun 2023 ini, launching kembali sudah dilaksanakan di Lhokseumawe

Hanya saja, kata dia, penentuan lokasi puncak tak begitu instan. Terjadi diskusi mendalam antara ia dengan Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, Bahtiar.

“Saya bilang puncaknya mau dilaksanakan di mana ini?. Pak Bahtiar sampaikan, bagaimana kalau daerah tengah saja. Kan dulu di daerah timur dan barat,” kata Tito.

“Saya bilang lagi, kira-kira di mana daerah tengahnya?. Ia bilang Sulsel. Saya bilang coba cek di Sulsel daerah mana yang siap,” sambungnya.

Baca Juga :  Dari Lalu Lintas ke Mimbar MTQ, Bripda Ahriadi Personel Polres Bulukumba Tunjukkan Prestasi

Bahtiar kemudian menyampaikan ke Mendagri bahwa Pemkab Bulukumba siap menyukseskan even nasional ini. Ia menyebut sedikit bercanda, salah satunya karena bupatinya kawan mancing dengan Mendagri.

“Saya tahun 2002 sampai 2003 dinas di Sulsel. Memang Pak Muchtar ini, kawan saya mancing gitu loh. Semenjak istri saya hobi diving, saya juga hobi diving, tolong jangan nangkap ikan banyak-banyak,” jelasnya dengan nada canda, disambut lagi tepuk tangan.

Tak berselang lama, Bupati Bulukumba bertandang ke Kemendagri dan bertemu langsung dengan Tito Karnavian. Di Kemendagri itulah, Bupati Bulukumba menegaskan kesiapannya.

“Dia bilang, kita siap pak melaksanakan acara puncak pembagian 10 juta bendera seluruh Indonesia. Acara besarnya di Bulukumba,” kata Tito.

“Nah saya berpikir Pak Bupati kita ini, orangnya sangat nasionalis. Sangat cinta dengan Indonesia. Kedua mungkin karena kawan saya gitukan. Ketiga mungkin karena kawannya Pak Bahtiar,” jelasnya menambahkan.

Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf menyampaikan suatu kehormatan dan kebanggaan bagi Pemkab dan masyarakat Bulukumba karena ditunjuk sebagai tuan rumah pelaksanaan kegiatan nasional yang dihadiri oleh para tamu undangan dari seluruh Indonesia.

Momentum ini, katanya, juga sangat bersejarah bagi Kabupaten Bulukumba. Sebab sejak Indonesia Merdeka 78 tahun yang lalu, untuk pertama kalinya pejabat Menteri Dalam Negeri dapat berkunjung di daerah ini.

“Alhamdulillah tadi pagi Bapak Menteri bertemu langsung dengan pemimpin dan pemangku adat di Kajang, dan kini pak Menteri sudah dianggap sebagai orang Bulukumba setelah diberi gelar adat Puto Tito Daeng Manai.” bebernya.

Di acara puncak ini, juga dihadiri oleh Wakil Ketua BPIP Karjono, Gubenur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, pejabat eselon 1 dan 2 Kemendagri, beberapa perwakilan menteri, Gubernur, Bupati dan Wali Kota se Indonesia. ***

Loading

Comments

Baca Lainnya

Dari Lalu Lintas ke Mimbar MTQ, Bripda Ahriadi Personel Polres Bulukumba Tunjukkan Prestasi

17 April 2026 - 21:19 WITA

mtq

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Kapolres Maros Dukung Gerakan Pangan, IKA PMII Siap Garap Lahan di Mallawa

14 April 2026 - 17:00 WITA

Trending di Daerah