Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Makassar

Ada Warga Tolak “Rapid Test”, Ini Langkah Pj Walikota Makassar

badge-check

					Penjabat Walikota Makassar, Prof Yusran Yusuf memimpin rapat bersama jajaran Forkopimda Kota Makassar di Posko Induk Covid 19 Jl. Nikel Raya, Rabu (13/5/2020). Perbesar

Penjabat Walikota Makassar, Prof Yusran Yusuf memimpin rapat bersama jajaran Forkopimda Kota Makassar di Posko Induk Covid 19 Jl. Nikel Raya, Rabu (13/5/2020).

BERITA.NEWS, Makassar – Pemerintah Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan menyatakan segera melakukan langkah edukasi secara massif, menyusul masih banyak warga yang belum paham tentang tata cara penanganan di masa pandemi virus corona jenis baru penyebab COVID-19 hingga menolak dilakukan “rapid test”.

“Kami sudah koordinasikan dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompimda), camat, lurah, RT dan RW serta Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) ​​​​​​​untuk massif melakukan edukasi ke masyarakat terkait bahaya COVID-19,” kata Pejabat (Pj) Walikota Makassar Yusran Yusuf saat dikonfirmasi wartawan, di Makassar, Senin (8/6/2020).

Sebelumnya, Pemkot Makassar telah mengagendakan pelaksanaan “rapid test” massal di beberapa kecamatan yang masuk zona merah sebagai upaya pencegahan penyebaran COVID-19.

Kecamatan tersebut di antaranya Kecamatan Sangkarrang, Tamalate, Panakkukang, Manggala, Rappocini, dan Biringkanaya.

Namun, kata dia, sejumlah warga di berbagai lokasi enggan mengikuti tes cepat yang dilaksanakan tim Gugus Tugas COVID-19 Makassar. Mereka menolak dengan berbagai alasan, bahkan ada yang termakan dari informasi hoaks.

Beberapa penolakan tersebut yang terpantau dilakukan warga melalui pemasangan spanduk penolakan seperti di Jalan Ujung, Jalan Dakwah, Jalan Tinumbu, Jalan Barukang, Jalan Sabutung, Jalan Kandea 3, Jalan Rappocini, dan Jalan Maccini Sombala, serta wilayah lain.

. Antara

Loading

Comments

Baca Lainnya

Antisipasi Kemarau Panjang, Damkar Makassar Siagakan 7 Posko & 60 Armada

17 April 2026 - 18:20 WITA

Menuju 10 Besar, 68 Peserta Ikuti Seleksi Komisioner BAZNAS Makassar

17 April 2026 - 14:13 WITA

WFH Pemkot Makassar, Munafri Gowes Bareng SKPD Pantau Kebersihan Kota

17 April 2026 - 13:45 WITA

Tanpa Konflik, Penertiban Lapak di Tallo Berjalan Tertib

17 April 2026 - 09:08 WITA

Soal Aksi Seruan Dukung JK di Makassar, KALLA Minta Semua Pihak Menahan Diri

17 April 2026 - 05:21 WITA

Trending di Makassar