Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Pemprov Sulsel

Event Daerah di Sulsel Akan Pakai Standar Seragam Kemenparekraf RI

badge-check

					Bimbingan Teknis Manajemen Event Daerah di Sulsel (BERITA.NEWS/Andi Khaerul) Perbesar

Bimbingan Teknis Manajemen Event Daerah di Sulsel (BERITA.NEWS/Andi Khaerul)

BERITA.NEWS,Makassar- Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI bekerjasama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Pemprov Sulsel Gelar Bimbingan teknis (Bimtek) Manajemen Event Daerah di Hotel Gammara. Rabu (12/10/2022).

Bimtek ini hadirkan para Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Pariwisata Kabupaten dan Kota sebagai peserta. Apalagi mereka selaku pengelola setiap event di daerah masing-masing.

Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulsel Devi Khadafi mengatakan Bimtek ini untuk memberikan pemahaman modul seragam terkait standardisasi event daerah.

“Modulnya di susun oleh Kementerian Pariwisata RI dan telah di laksanakan hampir semua Provinsi alhamdulillah Sulsel

mendapatkan 3 gelombang. Saat ini ada 8 kabupaten yang kami bimbing untuk gelombang pertama,” ucapnya.

Lebih lanjut, Devo sapaan akrab Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulsel ini mengatakan semua event skala Kabupaten, Provinsi hingga nasional punya satu standardisasi dari Kementerian.

Baca Juga :  Mensos RI Kumpulkan Para Kadis Sosial se-Sulsel Ingatkan Pemuktahiran Data PKH

“Jadi supaya ada standarnya. Kalau memang skalanya kabupaten seperti apa, provinsi hingga tingkat nasional,

Kita tidak menginginkan event yang promosi nya besar tapi eksekusi di lapangan tidak maksimal sehingga tidak memberikan nilai tambah pada destinasi wisata,” ujarnya.

Devo menambahkan Standardisasi Event ini yang pertama pelaksanaannya. Sehingga akan membantu Pemerintah Daerah dalam pelaksanaan event kedepan.

“Ini pelaksanaan kan untuk ASN nya. Karena pelaksanaan ASN, tapi tidak ada standardisasi, mereka hanya mengulang seperti tahun sebelumnya, setiap tahun begini,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Pemasaran, Teken mengatakan bimtek ini berlangsung selama 3 hari. Mulai 12-14 Oktober 2022.

“Kami harap peserta betul mengikuti kegiatan ini. Juga kami laporkan sesuai target Kementrian setiap provinsi 50 peserta manajemen event.

Para peserta mendapat materi dari praktisi event yang sangat mumpuni,” ucapnya.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Mensos RI Kumpulkan Para Kadis Sosial se-Sulsel Ingatkan Pemuktahiran Data PKH

18 April 2026 - 20:52 WITA

Pemprov Kebut Pengaspalan Ruas Aroepala Malam Hari, Atasi Keluhan Debu

18 April 2026 - 09:36 WITA

Hari Jadi ke-66, Gubernur Sulsel Dorong Parepare Jadi Percontohan Pengelolaan Sampah Terintegrasi

14 April 2026 - 14:24 WITA

Hari Jadi Enrekang ke 66, Andi Sudirman Serahkan Bantuan Rp 10 M: Sejahterakan Masyarakat 

14 April 2026 - 08:13 WITA

Pengadaan Randis Lexus LM Sesuai Aturan dan Berbasis Efisiensi Aset

12 April 2026 - 05:51 WITA

Trending di Pemprov Sulsel