Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Pemprov Sulsel

BPS Sebut Indikator Makro Sulsel Melaju Positif, Andalan: Ini Hasil Kerja Bersama 

badge-check

					BPS Sebut Indikator Makro Sulsel Melaju Positif, Andalan: Ini Hasil Kerja Bersama  Perbesar

BERITA.NEWS,Makassar– Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan mengakui progres kinerja Provinsi Sulawesi Selatan menampakkan tren yang baik. Khususnya pada Indikator Makro.

Gubernur Andi Sudirman Sulaiman(Andalan) menyampaikan, bahwa capaian indikator makro yang kinerja tahun 2021 itu merupakan sinergitas bersama.

“Ini merupakan hasil kerja bersama dan sinergitas kita bersama Kabupaten/Kota. Alhamdulillah, ekonomi kita mengalami pertumbuhan 4,65% yang sebelumnya terkontraksi -0,71%,” ucapnya.

Data BPS ini, kata Andalan menjadi dasar pertimbangan Pemprov Sulsel untuk menentukan kebijakan baru.

“Hasil dari paparan ini menjadi bahan bagi kami untuk merumuskan kebijakan yang senantiasa berfokus pada peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” terangnya.

Sementara itu, Kepala BPS Suntono menerangkan indikator makro Sulsel. Mulai dari pertumbuhan ekonomi, inflasi, tingkat kemiskinan dan ketimpangan, ketenagakerjaan dan indeks pembangunan manusia (IPM).

Baca Juga :  Hari Jadi ke-66, Gubernur Sulsel Dorong Parepare Jadi Percontohan Pengelolaan Sampah Terintegrasi

“Kalau BPS mengamati kinerja Sulsel relatif baik. Seluruh indikatornya sangat koheren secara statistik.

Secara umum, sampai hari ini masih menunjukkan tren yang terus membaik,” kata Suntono saat Rapat Koordinasi dengan Pemprov Sulsel di Kantor Gubernur Sulsel, Senin (4/4/2022).

“Pertumbuhan ekonomi tahun 2021 mengalami tren positif yang tumbuh 4,65%, dibanding tahun 2020 lalu yang terkontraksi -0,71%,” tambahnya.

Untuk inflasi, kata dia, relatif terkendali. 2021 lalu inflasi di Sulsel 2,26%. Sementara per Maret 2022, inflasi 1,07%.

Sejalan dengan pertumbuhan ekonomi, angka kemiskinan dan angka pengangguran di Sulsel menurun.

“Angka pengangguran membaik, meski baru saja pulih (penyebaran menurun) dari pandemi. Agustus 2021 angka pengangguran 5,72%, sementara Februari 2021 5,79%.

Sementara angka kemiskinan trennya sangat bagus, mengalami penurunan, September 2021 8,53%, dan Maret 2021 8,78%,” jelasnya.

Untuk gini ratio, mengalami penurunan. September 2021, gini ratio di Sulsel berada pada angka 0,377.

“Untuk IPM terus mengalami peningkatan, tahun 2021 IPM di Sulsel berada pada angka 72,24,” katanya.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Hari Jadi ke-66, Gubernur Sulsel Dorong Parepare Jadi Percontohan Pengelolaan Sampah Terintegrasi

14 April 2026 - 14:24 WITA

Hari Jadi Enrekang ke 66, Andi Sudirman Serahkan Bantuan Rp 10 M: Sejahterakan Masyarakat 

14 April 2026 - 08:13 WITA

Pengadaan Randis Lexus LM Sesuai Aturan dan Berbasis Efisiensi Aset

12 April 2026 - 05:51 WITA

UPT Jasa Layanan Kearsipan Sulsel Dorong Literasi Arsip Lewat Pameran Edukasi 

10 April 2026 - 15:31 WITA

Soroti Dugaan Penimbunan BBM, Sekda Sulsel Desak Aparat Tindak Tegas

7 April 2026 - 07:02 WITA

Trending di Pemprov Sulsel