Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Warga Gowa Dianiaya Geng Motor, Tangan Terkena Busur

badge-check

					Akbar (31) Warga Kabupaten Gowa yang dianiaya Geng Motor Pelor. (Foto: Kadir). Perbesar

Akbar (31) Warga Kabupaten Gowa yang dianiaya Geng Motor Pelor. (Foto: Kadir).

BERITA.NEWS, Gowa — Seorang warga Kabupaten Gowa mengalami penganiayaan oleh Kelompok Geng Motor, Jumat (25/02/2022). Akbar (31) harus menjalani perawatan setelah mengalami luka dibeberapa bagian tubuh, diantaranya tangan terkena Busur.

Aksi Penganiayaan terhadap Warga oleh sekelompok anggota Geng Motor berawal terjadi di Jalan Andi Tonro, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa pada Kamis (24/02/2022) sekitar pukul 22.00 malam. Geng Motor tersebut diduga bernama ‘PELOR’.

“Pertama-tama kejadiannya dekat Pertamina. Mereka ngumpul depan Pertamina kayak ribut-ribut disitu. Pas saya lewat, dia (Salah satu Geng Motor) teriaki saya, teriaki kata Kasar. Pas saya balik, karena ada ji kayak saya kenal, Saya tanya tidak papa Jako kenapa ribut-ribut, ada apa?, tidak lama dari belakang serang saya, ” kata Akbar kepada Wartawan.

Akbar yang sudah menjadi korban penganiayaan oleh Kelompok Geng Motor berusaha menyelamatkan diri di lokasi Kejadian.

Dia berkata, dirinya sempat dibuang ke Selokan setelah amukan pukulan puluhan Geng Motor, kemudian berdiri dan berlari.

Karena tidak puas menganiaya warga yang Kabur. Kelompok Geng Motor tersebut mengejar dan mendapati korban di Lokasi kedua, di sebuah Warkop di Jalan RS Wahidin Sudiro Husodo.

“Berdiri dari Selokan, saya sempat melawan, baru larika motor saya tinggalkan. Disini (Warkop) mereka dapatka lagi, disini ma di keroyok lagi, disini mi di kenna ka Busur sama di pukul kepala ku tidak tau apa, tapi robek sampai delapan jahitan,” sebut Akbar.

Sementara itu, seorang Saksi Bate Daeng Bani Orang Tua Pemilik warkop berusaha melerai puluhan Geng Motor yang melakukan aksi penganiayaan.

“Kira-kira 40 orang, banyak sekali penuh motor disini. Saya di Pintu masuk berdiri melarang semuanya masuk. Diluar Semua ji dulu, saya sempat bilang, jangko disini ka warkop na anakku, tapi tidak mendengar banyak mi yang lari masuk” katanya.

Akibat peristiwa itu, Akbar yang mengalami Luka Busur di telapak tangannya dan luka di kepala sebanyak delapan jahitan, telah melaporkan kasus tersebut di kepolisian Resort (Polres) Gowa. (Kadir).

Loading

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Polres Sinjai Tertibkan Arena Judi Sabung Ayam, Pelaku Diduga Melarikan Diri

14 April 2026 - 21:10 WITA

sabung-ayam

Dua Pelaku Penganiayaan di Turatea Jeneponto Diamankan, Polisi Buru Pelaku Lain

14 April 2026 - 19:12 WITA

penganiayaan
Trending di Hukum dan Kriminal