Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Simak, Begini Arahan Kapolda Jateng dan Pangdam untuk Tekan Kasus Covid-19 di Kudus

badge-check

					Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi dan Bupati Kudus HM Hartopo. Perbesar

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi dan Bupati Kudus HM Hartopo.

BERITA.NEWS, Kudus – Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi meminta Bupati Kudus dan Forkopimda untuk lebih memperketat pengawasan protokol kesehatan, dengan cara membentuk kompi siaga, guna menekan kasus Covid-19 di daerah tersebut.

Hal itu ditegaskan Kapolda saat memberi pengarahan kepada Forkopimda Kudus terkait lonjakan serta penanganan kasus covid-19 di Aula Parama Satwika Polres Kudus, Jawa Tengah, Kamis (27/5/2021).

Kapolda mengatakan, lonjakan kasus Covid-19 di Kabupaten Kudus sangat memprihatinkan, karena menduduki peringkat pertama di Jawa Tengah, bahkan saat ini menjadi isu nasional.

“Perketat pengawasan protokol kesehatan di masyarakat. Kita harus tegas dalam menyikapi ini, bentuk kompi siaga yang terdiri dari TNI/Polri, Pol PP, dan unsur lainnya. Mohon ditindaklanjuti sampai dengan tingkat Muspika,” tegas Kapolda.

Menurut Kapolda, PPKM Mikro harus benar-benar dimanfaatkan sebagai basis deteksi dini. Pihaknya juga menginginkan pengawasan dan perhatian bagi warga yang isolasi mandiri.

“Optimalkan PPKM Mikro sebagai basis deteksi dini, babinsa/babinkamtibmas juga harus turut melakukan pengawasan kepada warga yang melakukan isolasi mandiri agar tidak seenaknya keluyuran saat menjalani isolasi,” tegasnya.

Baca Juga :  Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

Sementara itu Pangdam IV/Diponegoro Mayjen Rudianto menekankan agar TNI/Polri selalu aktif menyampaikan edukasi kepada masyarakat bahwa Covid-19 itu nyata.

“Saya juga berharap unsur TNI/Polri, melalui babinsa/babinkamtibmas untuk aktif mengedukasi masyarakat melalui selebaran tentang imbauan dan data mengenai kasus covid-19 saat ini,” ujarnya.

Selalu mensosialisasikan tentang pentingnya protokol kesehatan kepada masyarakat. Mulai dari wajib memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, hingga mengurangi mobilitas.

Pangdam juga mengingatkan terkait kewaspadaan terhadap wisata religi.

Menurutnya, langkah yang dilakukan Pemkab telah tepat dalam memberlakukan pembatasan wisata religi.

“Waspadai aktivitas wisata religi, langkah yang dilakukan Pemkab sudah baik namun perlu diperketat lagi. Harus tegas, tidak ada kompromi tentang penutupan wisata religi selama dua minggu ke depan,” tegasnya.

Menanggapi arahan dari Kapolda Jateng dan Pangdam IV/Diponegoro, Bupati Kudus HM Hartopo menyampaikan, pihaknya akan segera menindaklanjuti arahan tersebut.

“Terkait perintah dan arahan akan kami tindak lanjuti segera mungkin,” ujar bupati.

  • Yon

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Kapolres Maros Dukung Gerakan Pangan, IKA PMII Siap Garap Lahan di Mallawa

14 April 2026 - 17:00 WITA

Rutan Masamba Diklaim Konsisten Razia, Aktivis Bantah Dugaan Pembiaran

14 April 2026 - 15:10 WITA

Trending di Daerah