Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Makassar

Buka FGD Dispar, Iqbal: Halal Turism Jadi Standar Pelayanan Kota Makassar

badge-check

					Sesi foto bersama usai pelaksanaan FGD Dispar Kota Makassar bersama Pj Wali Kota Makassar Dr M Iqbal S Suhaeb di Hotel Aston, Selasa (23/7/19)(BERITA.NEWS/Ratih Sardianti Rosi). Perbesar

Sesi foto bersama usai pelaksanaan FGD Dispar Kota Makassar bersama Pj Wali Kota Makassar Dr M Iqbal S Suhaeb di Hotel Aston, Selasa (23/7/19)(BERITA.NEWS/Ratih Sardianti Rosi).

BERITA.NEWS, Makassar – Dinas Pariwisata Kota Makassar menggelar Focus Group Discussion (FGD) dalam menyusun strategi pengembangan dan dokumen petunjuk pelaksanaan pengembangan wisata halal.

Kegiatan FGD ini dibuka langsung oleh Pj Wali Kota Makassar Dr M Iqbal S Suhaeb di Hotel Aston, Selasa (23/7/2019).

Iqbal mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk pelayanan yang lebih baik antara pemerintah kota kepada customer. 

“Kita memberikan suatu servis bernama halal tourism, halal tourism ini berbeda dengan syariah, tapi halal tourism itu standar pelayanan semua yang diberikan adalah sesuatu yg berjalan, sesuai dan secara normatif berjalan dengan aturan yg baik,” ungkapnya.

Pj Wali Kota berharap, makassar bisa menjadi satu contoh di Indonesia. 

“Karena negara lain pun walaupun bukan mayoritas muslim tapi sudah mulai standar penerapan halal tersebut. Mudah-mudahan kita bisa memberi produk hukum di Makassar ini dalam bentuk halal tourism,” bebernya.

Baca Juga :  Tanpa Konflik, Penertiban Lapak di Tallo Berjalan Tertib

Iqbal menargetkan, program ini akan diterapkan secepatnya. 

“Setelah kita satu persepsi, kita sudah mengerti konsepsinya baru kita buat regulasinya, tapi kita satu persepsi dulu sehingga bila regulasinya keluar semua sudah paham,”pungkasnya.

Sementara itu, Kadis Pariwisata Kota Makassar, Kamelia Tamrin Tantu mengaku telah menjalankan program ini sejak tahun-tahun sebelumnya.

“Kita sudah jalankan dari awal tahun, cuma memang akhir-akhir ini lebih di gencarkan karna Makassar menjadi salah satu tempat yang akan jadi percontohan,” bebernya.

Kamelia berharap, semua hotel mau ikut bersosialisasi, menurutnya hal ini dapat menjadi salah satu daya tarik wisata yang sudah di sampaikan tadi. 

“Daya tarik wisatanya yah karna ada wisata halal juga, jadi kita targetkan juga. Selebihnya kita menghimbau hotel-hotel untuk mensegerakan mendapatkan sertifikasi,” terangnya.

  • Ratih Sardianti Rosi

Loading

Comments

Baca Lainnya

Antisipasi Kemarau Panjang, Damkar Makassar Siagakan 7 Posko & 60 Armada

17 April 2026 - 18:20 WITA

Menuju 10 Besar, 68 Peserta Ikuti Seleksi Komisioner BAZNAS Makassar

17 April 2026 - 14:13 WITA

WFH Pemkot Makassar, Munafri Gowes Bareng SKPD Pantau Kebersihan Kota

17 April 2026 - 13:45 WITA

Tanpa Konflik, Penertiban Lapak di Tallo Berjalan Tertib

17 April 2026 - 09:08 WITA

Soal Aksi Seruan Dukung JK di Makassar, KALLA Minta Semua Pihak Menahan Diri

17 April 2026 - 05:21 WITA

Trending di Makassar