Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Nasional

Prof Abdul Lebih Tenang saat Berikan Suntikan Vaksin Kedua ke Presiden Jokowi

badge-check

					Presiden Joko Widodo menerima suntikan vaksin COVID-19 untuk dosis kedua, hari ini, Rabu (27/1/2021) pagi, di halaman tengah Istana Kepresidenan, Jakarta. ANTARA/Twitter @setkabgoid/pri. Perbesar

Presiden Joko Widodo menerima suntikan vaksin COVID-19 untuk dosis kedua, hari ini, Rabu (27/1/2021) pagi, di halaman tengah Istana Kepresidenan, Jakarta. ANTARA/Twitter @setkabgoid/pri.

BERITA.NEWS, Jakarta – Prof. Abdul Muthalib mengaku lebih tenang saat memberikan suntikan vaksin COVID-19 yang kedua kepada Presiden Joko Widodo pada Rabu.

“Lebih tenang karena sudah terbiasa vaksinasi pertama,” katanya seusai memberikan suntikan vaksin COVID-19 kepada Presiden di Istana Kepresidenan Jakarta.

Saat pertama menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada Presiden pada 13 Januari 2021, tangan Prof Abdul sempat terlihat gemetar.

Prof. Abdul menyampaikan terima kasih kepada Presiden yang memberi dia kepercayaan untuk melakukan vaksinasi pada tahap kedua.

Dia menjelaskan bahwa vaksin yang ia suntikkan ke tangan Presiden adalah vaksin COVID-19 buatan Sinovac.

“Saya ingin menjelaskan sekali lagi bahwa vaksin yang saya berikan adalah vaksin Sinovac, bukan vaksin yang lain, dan saya kira tetap 5M meski sudah divaksin,” katanya.

Prof. Abdul mengaku sempat berbincang dengan Presiden saat melakukan vaksinasi. Dia antara lain menanyakan keluhan Presiden seusai menjalani vaksinasi tahap pertama.

“Saya menanyakan apakah Bapak ada keluhan setelah vaksinasi pertama, ternyata tidak ada sama sekali. Begitu juga saat disuntik, Bapak hanya merasakan sedikit saat ditusuk saja dan yang yang lain tidak ada apa,” katanya.

  • ANTARA

Loading

Comments

Baca Lainnya

OJK Perkuat Pengawasan Industri PPDP, Dukung Perekonomian Nasional

14 April 2026 - 08:21 WITA

Modus Janjikan Pengaturan Perkara, Empat Oknum Mengaku Pegawai KPK Ditangkap

10 April 2026 - 19:19 WITA

BPKH Salurkan Uang Saku Haji 2026, Jemaah Terima 750 Riyal untuk Kebutuhan di Tanah Suci

10 April 2026 - 15:46 WITA

Bongkar Mafia Narkoba di Balik Jeruji, Menteri Agus: Siap Sikat Tanpa Pandang Bulu

10 April 2026 - 13:59 WITA

OJK Perkuat GRC untuk Jaga Stabilitas Sistem Keuangan di Tengah Risiko Global

9 April 2026 - 08:30 WITA

Trending di Nasional