Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Kesehatan

Ahli Gizi: Sebagian Besar Kanker Dipicu Pola Hidup yang Salah

badge-check

					Ilustrasi: Pola hidup masyarakat yang salah menjadi salah satu pemicu sebagian besar kasus penyakit kanker. (net) Perbesar

Ilustrasi: Pola hidup masyarakat yang salah menjadi salah satu pemicu sebagian besar kasus penyakit kanker. (net)

BERITA.NEWS, Jakarta – Pola hidup masyarakat yang salah menjadi salah satu pemicu sebagian besar kasus penyakit kanker, kata Ahli gizi dari MRCCC Siloam Hospital Semanggi Jakarta Dr dr Samuel Oetoro MS SpGK.

“Penelitian terakhir penyebab kanker memperlihatkan multifaktor, namun sebagian besar memang karena pola hidup yang salah,” kata dia saat menjadi narasumber pada diskusi daring yang dipantau di Jakarta, Selasa (7/9/2020).

Oleh karena itu, bila masyarakat telah mengetahui penyebab terbesar pemicu kanker, maka seharusnya sudah mulai melakukan pola hidup sehat dan bugar dari kini.

“Anda tidak cukup hanya sehat, tapi juga harus bugar agar terhindar dari penyakit,” ujar Dr Samuel.

Ia mengatakan pola hidup yang sehat dan bugar dapat merujuk kepada sehat makan yang dikonsumsi, sehat berpikir, sehat istirahatnya, sehat aktivitasnya dan juga harus didukung lingkungan yang sehat pula.

Selama ini, kata dia, pengetahuan masyarakat cenderung hanya melihat apa saja makanan yang boleh atau dilarang untuk menghindari kanker. Padahal, makanan yang boleh dikonsumsi juga harus dibatasi karena dapat memicu obesitas dan berujung pada kanker serta penyakit lainnya.

Khusus pada perempuan yang termasuk kategori obesitas, salah satu ancaman kesehatannya adalah bisa mengidap kanker payudara.

“Kemudian memerhatikan jam makan, jangan ada yang terlewatkan atau telat apabila sudah jadwalnya makan,” ujarnya.

Selain itu, untuk menghindari kanker setiap individu juga harus menghindari makanan yang termasuk mengandung karbohidrat sederhana. Artinya, makanan yang mudah dicerna dan proses pencernaan juga cepat.

Hal tersebut akan membuat gula darah seseorang mudah naik. Berdasarkan penelitian, gula juga bisa memicu kanker, ujar dia.

“Gula dan tepung merupakan contoh bahan yang mengandung karbohidrat sederhana,” katanya.

. ANTARA

Loading

Comments

Baca Lainnya

ecoCare Pest Control Solusi Kendalikan Hama Pengganggu Struktur Bangunan

19 Februari 2026 - 19:59 WITA

Pertamina Luncurkan CANDI POSITIF untuk Warga Pesisir Bitung

10 Februari 2026 - 09:32 WITA

ecoCare Hygiene Hadirkan Layanan dan Produk Sanitasi Lingkungan Bisnis Modern

4 Februari 2026 - 16:26 WITA

Awal Tahun dengan Nurani, Taruna Ikrar Menanam Pohon dan Memastikan Obat Aman bagi Masyarakat

2 Januari 2026 - 15:02 WITA

Kanker Serviks Tewaskan Dua Perempuan per Jam: BPOM–Korpri Gerakkan Satu Juta Vaksinasi HPV untuk ASN Seluruh Indonesia

11 Desember 2025 - 20:36 WITA

Trending di Kesehatan