Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Gunakan Kayu Sebagai Tiang Penyangga Kabel Listrik, Warga: Lampu Kayak Disko-Disko

badge-check

					Tampak kabel aliran listrik bertegangan tinggi hanya menggunakan kayu sebagai penyangga.(Berita.news/Fitriani Aulia Rizka) Perbesar

Tampak kabel aliran listrik bertegangan tinggi hanya menggunakan kayu sebagai penyangga.(Berita.news/Fitriani Aulia Rizka)

BERITA.NEWS, Bantaeng – Kondisi Aliran Listrik yang ada di Dusun Ta’buakang, Desa Barua, Kecamatan Eremerasa, Kabupaten Bantaeng terkesan kurang mendapatkan perhatian dari pihak PLN Rayon Bantaeng.

Pasalnya Kabel aliran listrik sejauh satu kilometer di Dusun daerah tersebut sampai saat ini, belum dipasangi tiang dan masih memakai tiang seadanya.

Nampak kabel aliran listrik dari rumah ke rumah warga itu, hanya menggunakan penyangga dari sebatang kayu pohon, bahkan ada pula kabel yang terpasang itu hanya melintas di atap. Itu terkesan sangat memprihatinkan.

“Sudah lama, sudah hampir puluhan tahun kondisinya seperti ini, kita berharap dari pemerintah Desa untuk ditindak lanjuti ke kantor PLN, begini begini tonji,” ungkap Samsiah, Sabtu (22/6/2019).

Baca Juga :  Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

Lanjut Warga lainnya di dusun tersebut, hal itu menakutkan apabila ada gesekan kabel yang bisa memicu terjadinya kebakaran.

“Kami takut ada gesekan kabel sehingga mengakibatkan kebakaran dan itu bisa merembes kesemua rumah,” beber Rahim.

Sementara, Salma, warga setempat mengatakan bahwa hal ini pun berpengaruh pada aliran listrik yang bisa disebut memuaskan.

“Aliran listrik juga tidak lancar, setiap memasak sering mati-mati, lampu kayak disko-disko,” terang dia. 

Sementara itu, Manajer ULP PLN Rayon Bantaeng, Rhamadani Wibisono yang dikonfirmasi mengenai hal ini, mengatakan bahwa pihaknya tidak bisa memfasilitasi wilayah yang membutuhkan tiang listrik itu, sebab belum ada permohonan dari warga setempat.

“Sejauh ini belum ada yang bermohon dari warga desa tersebut, saya juga baru ada sekitar 5 bulan bertugas di Bantaeng,” kata dia melalui panggilan telepon.

  • Fitriani Aulia Rizka

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Kapolres Maros Dukung Gerakan Pangan, IKA PMII Siap Garap Lahan di Mallawa

14 April 2026 - 17:00 WITA

Rutan Masamba Diklaim Konsisten Razia, Aktivis Bantah Dugaan Pembiaran

14 April 2026 - 15:10 WITA

Trending di Daerah