Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Bola

Juventus Resmi Pecat Pelatih Maurizio Sarri

badge-check

					Pelatih Juventus Maurizio Sarri saat mengawal pasukannya menghadapi Sampdoria di Allianz Stadium Turin, 26 Juli 2020. (AFP/MARCO BERTORELLO) Perbesar

Pelatih Juventus Maurizio Sarri saat mengawal pasukannya menghadapi Sampdoria di Allianz Stadium Turin, 26 Juli 2020. (AFP/MARCO BERTORELLO)

BERITA.NEWS, Jakarta – Juventus resmi memecat pelatih Maurizio Sarri, menyusul kegagalan membawa tim itu melaju ke perempat final Liga Champions, Sabtu.

“Juventus Football Club mengumumkan bahwa Maurizio Sarri telah dibebaskan dari posisinya sebagai pelatih tim pertama,” demikian pernyataan klub di laman resminya.

“Klub ingin berterima kasih kepada sang pelatih yang telah menulis babak baru dalam sejarah Juventus dengan memenangi gelar untuk kesembilan kalinya secara beruntun, kulminasi perjalanan pribadi yang membawa dia naik ke semua divisi sepak bola Italia,” tambahnya.

Tersingkirnya Juventus dari putaran 16 besar Liga Champions dari Olympique Lyon pada Sabtu dini hari WIB menjadi hantaman terakhir bagi Bianconerri yang secara konsisten tampil di bawah ekspektasi.

Meski Sarri mampu membawa mereka memenangi scudetto untuk kesembilan kalinya secara beruntun, penampilan mereka kurang meyakinkan dan hanya mampu unggul satu poin dari tim peringkat kedua di klasemen Inter Milan. Ia pun gagal menghadirkan sepak bola menyerang yang menghibur.

Pada musim 2019/2020 Juventus total mengumpulkan 83 poin di Liga Italia, koleksi poin paling sedikit sepanjang sembilan musim beruntun di mana mereka sangat dominan di kancah domestik. Juve bahkan kemasukan 43 gol dari 38 pertandingan.

Bianconerri juga hanya mengoleksi 76 gol, jumlah gol yang lebih sedikit dari Atalanta, Inter Milan, Lazio, bahkan tim peringkat kelima AS Roma.

Kekalahan di Piala Super Italia dan final Piala Italia telah memberikan indikasi awal, namun disingkirkan tim peringkat ketujuh Liga Prancis dari Liga Champions menjadi sesuatu yang tidak dapat diterima.

Sejumlah sumber di Italia mengatakan terdapat tiga kandidat pelatih baru Juventus. Sky Sport Italia mengindikasikan Mauricio Pochettino didekati oleh klub Italia itu. Pochettino saat ini sedang tidak melatih klub mana pun.

Kandidat-kandidat lain adalah Simone Inzaghi dan mantan pemain Juve Zinedine Zidane. Inzaghi dapat dikatakan akan sulit meninggalkan Lazio setelah klub ibukota itu memastikan berkompetisi di Liga Champions musim depan, sedangkan Zidane baru membawa Real Madrid menjuarai Liga Spanyol dan sedang menjalani hubungan yang harmonis dengan klub raksasa tersebut.

. ANTARA

Loading

Comments

Baca Lainnya

Menuju Tahta Eropa, Empat Raksasa Saling Jegal Berebut Tiket Final Liga Champions 2026

16 April 2026 - 05:20 WITA

Bungkam Liverpool 0-2, PSG Melaju Semifinal Liga Champions

15 April 2026 - 05:23 WITA

Bermain 10 Pemain, Setan Merah Tumbang di Kandang

14 April 2026 - 05:00 WITA

Tumbangkan Como, Inter Kian Dekati Scudetto

13 April 2026 - 04:52 WITA

Juventus Curi Kemenangan Tipis di Kandang Atalanta

12 April 2026 - 05:51 WITA

Trending di Bola