Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Pemprov Sulsel

Disdik Sulsel Akan Perpanjangan Masa Belajar Siswa di Rumah, Evaluasi Tiap 2 Minggu

badge-check

					Plt Kadisidik Sulsel Basri. Perbesar

Plt Kadisidik Sulsel Basri.

BERITA.NEWS, Makassar – Dinas Pendidikan (Disdik) Pemprov Sulsel bakal kembali memperpanjang masa belajar siswa dan perkuliahan dari rumah, jika situasi pandemi Covid-19 atau Corona Virus belum mereda.

Plt Kepala Disdik Sulsel Basri mengatakan rencana perpanjangan masa belajar siswa, mahasiswa maupun pembelajaran boarding school kembali akan dilakukan, tiap dua minggu selama masa pandemi Covid-19.

“(Ini sudah beberapa kali perpanjangan?) Pokoknya kita (evaluasi) dua minggu, tiap dua minggu,” ucapnya, Senin (27/7/2020).

Sebelumnya, masa belajar di rumah bagi perguruan tinggi, satuan pendidikan SMA/SMK sederajat, SMP/Mts sederajat, SD sederajat, SLB baik swasta dan negeri dimulai dari tanggal 13 Juli dan berakhir 25 Juli 2020.

Baca Juga :  Pemprov Kebut Pengaspalan Ruas Aroepala Malam Hari, Atasi Keluhan Debu

“(Surat edaran perpanjangan belajar di rumah?) Rencananya itu mulai besok lagi. Tapi kan belum ditandatangani bapak karena kondisinya kan ndak memungkinkan,” ujarnya.

Selain itu, Basri meminta kepada para guru untuk berinovasi dan berkreasi dalam memberikan pembelajaran menarik kepada siswa, supaya tidak terkesan monoton dan membuat jenuh.

“Kelihatannya guru itu harus lebih banyak melakukan inovasi. Lebih banyak melakukan kreasi sehingga anak-anak kita belajar dari rumah itu tidak jenuh. Kedua, kita harap bahwa kepala sekolah ini dalam menjalankan tugasnya terutama dalam memenuhi standar manajemen pelayanan berbasis sekolah atau MBS lebih banyak melakukan kreativitas,” tuturnya.

“Orang tua siswa juga diharapkan aktif melakukan kegiatan yang mengarah pada bagaimana melakukan pembinaan karakter seperti disekolah. Misalnya mengajak anak shalat berjamaah,” pungkas Basri.

. ANDI KHAERUL

Loading

Comments

Baca Lainnya

Pemprov Kebut Pengaspalan Ruas Aroepala Malam Hari, Atasi Keluhan Debu

18 April 2026 - 09:36 WITA

Hari Jadi ke-66, Gubernur Sulsel Dorong Parepare Jadi Percontohan Pengelolaan Sampah Terintegrasi

14 April 2026 - 14:24 WITA

Hari Jadi Enrekang ke 66, Andi Sudirman Serahkan Bantuan Rp 10 M: Sejahterakan Masyarakat 

14 April 2026 - 08:13 WITA

HUMANISTIK UMSi Gelar HDC Season 2, Mahasiswa se-Indonesia Adu Gagasan di Sinjai

13 April 2026 - 13:53 WITA

debat mahasiswa

Pengadaan Randis Lexus LM Sesuai Aturan dan Berbasis Efisiensi Aset

12 April 2026 - 05:51 WITA

Trending di Pemprov Sulsel