Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

SAR Unhas Kirim 10 Orang ke Lokasi Bencana Banjir di Lutra

badge-check

					Anggota SAR Unhas melakukan pencaharian korban banjir bandang di Masamba, Luwu Utara.ANTARA/HO/Humas Unhas Perbesar

Anggota SAR Unhas melakukan pencaharian korban banjir bandang di Masamba, Luwu Utara.ANTARA/HO/Humas Unhas

BERITA.NEWS, Luwu Utara – Search and Rescue (SAR) Universitas Hasanuddin Makassar fokus dalam aksi kemanusiaan membantu masyarakat korban bencana banjir bandang di Masamba, Kabupaten Luwu Utara (Lutra), Provinsi Sulawesi Selatan.

Kepala Pusat Operasi SAR Unhas Asrida menuturkan sejak kabar bencana yang terjadi di Masamba, SAR Unhas langsung mengirimkan personel ke lokasi bencana pada 14 Juli 2020.

Target operasi awal adalah melakukan penyelamatan korban dan kegiatan kemanusiaan lainnya. Tim SAR Unhas saling bersinergi dengan lembaga dan unit lain di lapangan.

“Saat ini personel SAR Unhas di lapangan ada sepuluh orang. Rencananya, tim akan berada di lokasi selama tujuh hari, disesuaikan dengan prosedur waktu operasi pencarian. Jumlah personel akan bertambah jika ada permintaan dari otoritas setempat,” jelas Asrida, dalam keterangannya di Makassar, Sabtu (18/7/2020).

Selama proses penyelamatan korban, tim SAR Unhas menghadapi tantangan yang tidak kecil. Kondisi medan yang penuh lumpur bercampur dengan puing bangunan membutuhkan penanganan hati-hati, apalagi saat ini suasana pandemi COVID-19 masih meliputi seluruh daerah.

“Medan yang cukup sulit, serta Alat Pelindung Diri (APD) yang terbatas menjadi tantangan tersendiri. Namun, kami berusaha melaksanakan operasi penyelamatan semaksimal mungkin,” lanjut Asrida.

Sejauh ini, kondisi di lokasi bencana masih dalam situasi tanggap bencana. Banyak infrastruktur yang belum sepenuhnya normal. Insfrastruktur dasar sudah mulai bekerja, seperti listrik, jaringan telpon dan internet. Begitu juga akses kendaraan mulai dapat dilalui.

SAR Unhas terus melakukan kordinasi dengan tim SAR Gabungan di lokasi bencana. Proses evaluasi dan briefing harian secara mandiri terus dilakukan guna mengetahui kondisi pasti pasca bencana terjadi.

Berdasarkan hasil pengamatan tim SAR Unhas selama berada di lokasi bencana, prioritas utama yang dibutuhkan warga masyarakat antara lain perlengkapan bayi dan ibu hamil, bahan kebutuhan pokok, perlengkapan mandi, perlengkapan dapur, obat-obatan, dan kebutuhan logistik lainnya.

Selain menerjunkan langsung anggota ke lokasi bencana, SAR Unhas juga membuka donasi bagi warga masyarakat yang ingin menyalurkan bantuan kepada korban bencana. Bantuan tersebut dapat disalurkan melalui BRI Syariah dengan nomor rekening 1047 566 847 atas nama SAR Unhas.

. ANTARA

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Kapolres Maros Dukung Gerakan Pangan, IKA PMII Siap Garap Lahan di Mallawa

14 April 2026 - 17:00 WITA

Rutan Masamba Diklaim Konsisten Razia, Aktivis Bantah Dugaan Pembiaran

14 April 2026 - 15:10 WITA

Trending di Daerah