Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

PMI Gowa Lakukan Penyemprotan di 1351 Tempat Ibadah

badge-check

					PMI Gowa Lakukan Penyemprotan di 1351 Tempat Ibadah Perbesar

BERITA.NEWS, Gowa – Sebanyak 1351 tempat ibadah di Kabupaten Gowa disemprot disinfektan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gowa. 1351 tempat ibadan tersebut diantaranya, 1329 masjid dan 22 gereja.

Petugas Gereja Katolik Manggarupi menyambut baik adanya penyemprotan disinfektan ini.

Pastor Junturing berharap aktivitas ibadah di Gereja Katolik Manggarupi ini kembali berjalan seperti biasa. Selama ini pelakasanaan Ibadah hanya dilakukan melalui online atau live streaming.

“Penyemprotan diharapkan bisa memutus penyebaran covid 19. Setelah ini kami akan bersurat dan mohon ijin untuk melaksanakan ibadah di sini. Kalau pemerintah sudah mengizinkan baru kita laksanakan, kita ikuti apa arahan Pemerintah,” jelasnya. Sabtu (6/6/2020).

Begitupun di Masjid Agung Syekh Kabupaten Gowa sejumlah persiapan penerapan protokol juga sudah seperti pemasangan tanda untuk mengatur jarak antara jemaah.

“Kami sudah pasangi lantai masjid dengan stiker untuk mengatur jarak jemaah. Kita atur jarak 120 centimeter,” kata Kepala Bidang Pembinaan Sosial Spiritual Dinsos Gowa, Najamuddin.

Baca Juga :  Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

Selain mengatur jarak, beberapa protokol kesehatan juga yang akan diterapkan oleh pengurus Masjid Agung Syekh. Seperti Jemaah wajib pakai masker, Wudhu atau cuci tangan sebelum masuk ke masjid, pengukuran suhu.

“Kami juga meminta untuk membawa perlengkapan shalat sendiri. Bagi jamaah yang ada gejala sakit atau batuk atau influenza sebaiknya shalat di rumah saja dan tentunya menaati aturan shaf,” tambahnya.

Ketua PMI Kabupaten Gowa, H. Abd Rauf Malaganni menjelaskan terkait penyemprotan disinfektan ini.

“Tempat ibadah ini akan kembali berfungsi seperti biasa untuk kegiatan ibadah bagi masyarakat baik di Masjid-masjid maupun di gereja.
Kami melakukab penyemprotan sebagai persiapan tempat-tempat ibadah akan dibuka kembali,” kata Abd Rauf Malaganni disela-sela penyemprotan di Gereja Katolik Manggarupi Kecamatan Somba Opu.

Kr Kio sapaan Wakil Bupati Gowa meminta semua tempat ibadah untuk tetap menerapkan protokol kesehatan. Seperti jemaah yang ingin beribadah harus menggunakan masker, jaga jarak, tindak berkontak, rajin cuci tangan dan menyiapkan tempat cuci tangan.

Penyemprotan bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Gowa dan melibatkan TNI-Polri, Satpol PP dan organisasi kepemudaan maupun kemasyarakatan. Seperti Muhammadiyah dan Nahdatul Ulama, Pramuka Peduli KNPI, Abdi Merah Putih, Pemuda Pancasila, Laskar Merah Putih, Kiwal, Tagana, Satgana, PMCC.

  • Putri

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Kapolres Maros Dukung Gerakan Pangan, IKA PMII Siap Garap Lahan di Mallawa

14 April 2026 - 17:00 WITA

Rutan Masamba Diklaim Konsisten Razia, Aktivis Bantah Dugaan Pembiaran

14 April 2026 - 15:10 WITA

Trending di Daerah