Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

News

Keluar dari Zona Merah, Takalar Sabet Penghargaan Pelayanan Publik Ombudsman

badge-check

					Penghargaan dari Ombudsman diterima Abdul Wahab asisten 1 Pemkab Takalar. (foto : Humas Pemda). Perbesar

Penghargaan dari Ombudsman diterima Abdul Wahab asisten 1 Pemkab Takalar. (foto : Humas Pemda).

BERITA.NEWS, Takalar – Sebuah prestasi membanggakan kembali diraih Kabupaten Takalar dipenghujung tahun 2019. Yakni penghargaan pelayanan publik dari Ombudsman Republik Indonesia.

Lebih tepatnya, Kabupaten Takalar meraih penghargaan kepatuhan tinggi tahun 2019 sesuai UU nomor 25 tahun 2009 tentang pelayanan publik. 

Penghargaan itu didapat karena berhasil keluar dari zona merah pelayanan publik tahun 2018 yang lalu dengan rentan nilai 40-45 dan membalikkan keadaan dengan berhasil masuk dalam zona hijau pelayanan publik dengan nilai 82,81. 

Nilai ini diraih Kabupaten Takalar berdasarkan hasil survey Ombudsman pada 60 titik pelayanan publik seperti Dinas Kependudukan dan catatan sipil, serta Dinas Penamaman Modal beberapa bulan yang lalu. 

Penyerahan penghargaan ini, diberikan di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Rabu (27/11/2019) oleh komisioner Ombudsman RI yang dirangkaikan  dengan seminar penanganan pengaduan masyarakat dengan metode Progresif dan Partisipatif (Propartif) yang dibuka Menkopulhukam, Mahfud MD. 

Bupati Takalar H. Syamsari menyampaikan bahwa prestasi ini merupakan bukti komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. 

“Meskipun diinternal, sempat terjadi dinamika namun ini semua tidak lepas dari upaya kita untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Sebelumnya, kabupaten Takalar selalu berada pada zona merah pelayanan publik dari penilaian ombudsman, namun sekarang kita  berhasil keluar dari zona itu, dan tidak tanggung-tanggung kita melompat langsung   pada zona hijau, bukan zona kuning,” pungkas Syamsari. 

Kedepan, dia berharap penilaian pelayanan publik ini menjadi motivasi dan menjadi budaya bagi seluruh aparatur pemerintah untuk selalu memberikan pelayanan prima dan profesional kepada masyarakat.

  • Sahabuddin Jaya


Loading

Comments

Baca Lainnya

Pemkot Bontang Jajaki Investasi Pelabuhan, Pelindo Regional 4 Siap Sinergi Logistik

28 April 2026 - 16:30 WITA

Diburu FBI, WNI Penipu Rp157 Miliar Diciduk di Resor Mewah Phuket

27 April 2026 - 14:34 WITA

Drama di Washington Hilton, Tembakan Mendadak, Trump dan Istri Dievakuasi

26 April 2026 - 12:20 WITA

Dua Bulan Terserang Penyakit, Netanyahu Diam-Diam Jalani Perawatan Prostat

25 April 2026 - 12:29 WITA

AS Perluas Operasi, Kapal Tanker Iran Disergap di Samudera Hindia

23 April 2026 - 18:17 WITA

Trending di News