Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Tommy Gunakan Pakaian Adat Kajang Terima Penghargaan Swasti Saba Wistara

badge-check

					Tommy Gunakan Pakaian Adat Kajang Terima Penghargaan Swasti Saba Wistara Perbesar

BERITA.NEWS, Bulukumba – Kabupaten Bulukumba kembali mendapat penghargaan sebagai Penyelenggara Kabupaten Sehat dengan level tertinggi atau dikenal dengan Swasti Saba Wistara untuk kedua kalinya.

Penghargaan ini diterima oleh Wakil Bupati Bulukumba Tomy Satria Yulianto didampingi Ketua Forum Kabupaten Sehat H Patudangi dari Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di ruang Sasana Bhakti Praja Kementerian Dalam Negeri RI Jakarta, Selasa, (19/11/2019).

Predikat Wistara adalah level tertinggi dari Swasti Saba setelah Padapa dan Wiwerda. Wistara merupakan konsep hidup sehat dan sejahtera yang telah berkembang dan membudaya di masyarakat yang dinilai oleh Pemerintah Pusat setiap dua tahun. Predikat Wistara ini merupakan yang kedua kalinya diterima Kabupaten Bulukumba sejak tahun 2017 yang lalu.

Wakil Bupati Tomy Satria Yulianto yang mengenakan pakaian Adat Kajang dalam acara tersebut menyampaikan sudah dapat Wistara untuk kedua kalinya secara berturut turut yang didahului dengan Padapa dan Wiwerda.

Tentu ini, kata Tomy menjadi tolok ukur bagi kita pemerintah dan masyarakat dalam menilai indikator daerah kita sebagai kabupaten sehat.

“Penghargaan ini hanya dijadikan tolok ukur atas kerja keras kita. Yang utama adalah pencapaian misi kita mengantar masyarakat Bulukumba yang lebih sehat, mandiri dan sejahtera,” ungkapnya.

Baca Juga :  Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

Namun demikian, lanjutnya, masih ada pekerjaan rumah kita ke depan, yaitu Pertama, tahun depan harus 100 persen ODF, menurunkan angka kematian bayi, serta menangani isu stunting dan gizi buruk.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh komponen masyarakat terutama kepada Forum Kabupaten Sehat yang telah memfasilitasi pemenuhan seluruh indikator sehingga kita bisa mencapai hasil pada titik penghargaan ini,” kata Tomy Satria.

Sementara itu Ketua Forum Kabupaten Sehat H Patudangi mengharapkan ke depan Pemenrintah Daerah dan stakeholder terkait untuk mempertahankan Wistara yang ke 3 kalinya. 

“Ini tidak mudah, karena nantinya lokus pembinaan wajib dilakukan di seluruh desa dan kelurahan,” ungkapnya. 

Pada momentum ini, sebanyak 177 kabupaten kota menerima penghargaan Swasti Saba, dengan rincian 88 mendapat predikat Wistara, 29 meraih predikat Wiwerda dan 60 kabupaten kota meraih predikat Padapa.

Selain itu, Sulawesi Selatan menjadi provinsi terbaik dalam penyelenggaraan kabupaten kota sehat, dimana penghargaan tersebut diterima langsung oleh Gubernur Sulsel HM Nurdin Abdullah. 

Untuk diketahui, Bulukumba sebelumnya sudah menerima 4 kali Swasti Saba, yakni tahun 2011 Swasti Saba Padapa,  2013 Swasti Saba Wiwerda,  2015 Swasti Saba Wiwerda, tahun 2017 Swasti Saba Wistara dan tahun 2019 kembali meraih Swasti Saba Wistara.

  • IL

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Kapolres Maros Dukung Gerakan Pangan, IKA PMII Siap Garap Lahan di Mallawa

14 April 2026 - 17:00 WITA

Rutan Masamba Diklaim Konsisten Razia, Aktivis Bantah Dugaan Pembiaran

14 April 2026 - 15:10 WITA

Trending di Daerah