Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Nasional

Anggota Komisi IV: Mentan, Subsidi Pupuk dan Pengadaan Bibit Jangan Asal-asalan

badge-check

BERITA.NEWS, Jakarta – Komisi IV melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Kementerian Pertanian yang berlangsung di ruang rapat komisi IV gedung Nusantara IV, Selasa (5/11/2019).

RDP tersebut dihadiri puluhan anggota komisi IV DPR RI. Sementara pihak Kementerian Pertanian langsung dihadiri Mentan SYL dan juga jajarannya.

Dalam RDP tersebut, Anggota komisi IV pun memberikan masukan dan penekanan kepada mantan Gubernur Sulawesi selatan (Sulsel) itu.

Salah satunya, Suhardi Duka anggota DPR dari fraksi Demokrat mengatakan, Mentan harus bekerja aktif dalam mengawasi persoalan subsidi pupuk dan pengadaan bibit agar tidak salah jalan.

“Saya menekankan agar subsidi pupuk diawasi agar tidak salah jalan, begitu juga pengadaan bibit jangan asal-asalan,” tegas Politisi Partai Demokrat itu.

Selain itu, Suhardi meminta kepada Mentan agar mampu menjaga disparitas disektor sawit, karena sejauh ini sangat rendah.

“Harga sawit disparitas juga karena sangat rendah, Mentan harus awasi dalam penetapan harga TBS. Kita support mentan yg baru,” tambahnya.

Selain itu, Mentan SYL mampu meyakinkan komisi IV dan sangat terbuka dalam menerima masukan. “Dalam pelaksanaan program ke depan. Saya juga tadi memberi statemen janganlah Menteri Bicara bertentangan bila swasembada masih import beras,” terangnya.

Sementara itu, Mentan SYL ada tiga poin yang ia papar dan harapkan dalam membangun indonesia di sektor pertanian.

“Pertama saya mengharapkan sinergi dengan anggota DPR, kedua membuka lapangan kerja di sektor pertanian. Sebab di sektor pertanian banyak lapangan kerja dan ketiga menjamin ketahanan pangan di indonesia,” tutur Syahrul Yasin Limpo.

Muhammad Srahlin

Loading

Comments

Baca Lainnya

OJK Perkuat Pengawasan Industri PPDP, Dukung Perekonomian Nasional

14 April 2026 - 08:21 WITA

Modus Janjikan Pengaturan Perkara, Empat Oknum Mengaku Pegawai KPK Ditangkap

10 April 2026 - 19:19 WITA

BPKH Salurkan Uang Saku Haji 2026, Jemaah Terima 750 Riyal untuk Kebutuhan di Tanah Suci

10 April 2026 - 15:46 WITA

Bongkar Mafia Narkoba di Balik Jeruji, Menteri Agus: Siap Sikat Tanpa Pandang Bulu

10 April 2026 - 13:59 WITA

OJK Perkuat GRC untuk Jaga Stabilitas Sistem Keuangan di Tengah Risiko Global

9 April 2026 - 08:30 WITA

Trending di Nasional