Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Senyuman Daun Miana, Arwis Mengukir Prestasi sebagai Top Tenaga Kesehatan Teladan Provinsi

badge-check

					Tim medis Puskesmas Borong Rappoa memperlihatkan pengunjung  tanaman miana di halaman puskesmas. (BERITA.NEWS/IL). Perbesar

Tim medis Puskesmas Borong Rappoa memperlihatkan pengunjung tanaman miana di halaman puskesmas. (BERITA.NEWS/IL).

BERITA.NEWS, Bulukumba – Salah seorang tenaga kesehatan di Kabupaten Bulukumba kembali mengukir prestasi. Arwis yang menjadi tenaga kefarmasian Puskesmas Borong Rappoa Kecamatan Kindang terpilih sebagai Tenaga Kesehatan Teladan tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.

Dalam posisi 5 besar yang umumkan Dinas Kesehatan Provinsi, nama Arwis bertengger diposisi teratas mengalahkan 4 tenaga kesehatan terbaik dari kabupaten kota lainnya.

Berkat Senyuman Miana, Arwis akan diundang untuk mendapat penghargaan di puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) di Jakarta pada tanggal 12 November 2019 mendatang.

Senyuman Miana ini adalah karya inovatif Arwis sebagai tenaga kesehatan di tempatnya bertugas. Senyuman merupakan singkatan dari Sehat Aman dan Nyaman sedangkan Miana adalah jenis tanaman yang banyak tumbuh di daerah yang memiliki tanah yang agak lembab atau sedikit berair.

Daun Miana yang memiliki nama ilmiah Coleus scutellarioides biasa disebut tanaman iler dapat tumbuh liar di ladang, pematang sawah, atau sebagai tanaman hias, berbatang basah yang tingginya mencapai satu meter. Daunnya berbentuk segitiga atau bulat telur dengan warna yang bervariasi, dari warna hijau hingga merah keunguan dan mempunyai tepi yang beringgit.

Menurut, Arwis ide lahirnya inovasi Senyuman Miana ini berawal dari upaya mengatasi penyakit tuberculosis atau TB yang diidap oleh pasien di Puskesmas Borong Rappoa. Sebelumnya ia memperoleh data tentang lambatnya progress kenaikan berat badan pasien yang menjalani pengobatan TB, serta adanya keluhan dari pasien yang merasa tidak nyaman, lemas dan kurang nafsu makan selama dalam masa pengobatan yang beresiko untuk menurunkan tingkat kepatuhan minum obat.

Baca Juga :  Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

Sebagai tenaga kefarmasian, Arwis menemukan bahwa dalam kandungan daun Miana terdapat unsur untuk menunjang pengobatan penyakit TB, termasuk untuk meningkatkan nafsu makan. Dengan melihat kandungan dan manfaatnya, kata Arwis tidak salah jika daun Miana ini dari berbagai sumber dan pengalaman digunakan dalam pengobatan TB.

 “Hal ini juga telah diperkuat dengan adanya berbagai penelitian bahwa daun Miana terbukti memiliki efek anti bakteri terhadap pertumbuhan Mycobacterium Tuberculosis,” ungkapnya.

Dalam proses selanjutnya, Arwis pun menguji cobakan kepada beberapa pasien TB untuk rutin mengkonsumsi daun Miana dengan cara merebusnya dengan air sampai mendidih dan meminumnya setelah dingin. Rebusan daun Miana ini diminum minimal 2 jam setelah mengkonsumsi obat TB.

“Intinya, daun Miana berfungsi sebagai obat penunjang dalam masa pengobatan TB sehingga kami mengedukasi pasien TB untuk memanfaatkan daun Miana,” kata Arwis.

Indikator keberhasilannya, lanjut Arwis dapat diukur dengan progress kenaikan berat badan oleh pasien TB. Terbukti, pasien yang mengkonsumsi daun Miana menunjukkan progres dan percepatan kenaikan berat badan yang cepat.

Dalam prosesnya kemudian,  selain mengembangkan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Puskesmas Borong Rappoa, pihak Puskesmas yang dimotori oleh Arwis juga memberikan edukasi tentang berbagai macam obat tradisional melalui pengelolaan program kesehatan tradisional dengan membentuk daerah binaan kampung TOGA, yang seluruh anggota keluarga binaannya sudah menjadikan Miana ini sebagai salah satu koleksi tanaman obat tradisional.

Kepala Dinas Kesehatan, dr. Wahyuni mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh Arwis. Menurutnya secara medis penderita TB dapat sembuh total dengan pengobatan TB yang dikombinasi dengan minum daun Miana yang mudah di dapatkan di wilayah Kabupaten Bulukumba ini khususnya di daerah ketinggian.

“Olehnya itu kami menganjurkan masyarakat penderita TB untuk mengkonsumsi daun Miana sebagai penunjang pengobatannya,” pinta mantan Direktur RSUD ini.

  • IL

Loading

Comments

Baca Lainnya

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Kapolres Maros Dukung Gerakan Pangan, IKA PMII Siap Garap Lahan di Mallawa

14 April 2026 - 17:00 WITA

Rutan Masamba Diklaim Konsisten Razia, Aktivis Bantah Dugaan Pembiaran

14 April 2026 - 15:10 WITA

Sikap Tebang Pilih Penilaian Korwil SPPG Maros Jadi Sorotan, hingga Abaikan Juknis

8 April 2026 - 02:55 WITA

Trending di Daerah