Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

News

Pertamina Sanksi Tegas Pelanggaran SOP SPBU Wasuponda Lutim, Penyaluran Biosolar Dihentikan

badge-check

					Pertamina (dok.) Perbesar

Pertamina (dok.)

BERITA.NEWS,Makassar-  Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menuntaskan investigasi atas video viral terkait dugaan pengisian BBM subsidi di SPBU Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur.

Hasil pengecekan bersama dengan pihak SPBU dan kepolisian memastikan bahwa informasi pengisian hingga Rp5 juta tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Data transaksi menunjukkan nilai pengisian berada di kisaran Rp500 ribuan.

Selain itu, pihak yang merekam dan menyebarkan video tersebut juga telah melakukan klarifikasi dan menyampaikan bahwa informasi awal yang beredar tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Meski demikian, penelusuran lanjutan terhadap data transaksi menemukan adanya aktivitas yang tidak sesuai dengan ketentuan. Terdapat indikasi penggunaan barcode yang tidak semestinya serta pelanggaran SOP dalam penyaluran BBM di SPBU.

Atas temuan tersebut, Pertamina Patra Niaga menjatuhkan sanksi tegas kepada SPBU berupa surat peringatan, pembinaan operasional, serta penghentian sementara penyaluran produk JBT Biosolar selama 1 (satu) minggu.

Sales Branch Manager Sulselbar I Fuel, Mohammad Yoga Prabowo, menegaskan bahwa setiap pelanggaran dalam distribusi BBM subsidi akan ditindak secara konsisten.

Baca Juga :  Appi Terima Penghargaan Paritrana Award, Bukti Komitmen Lindungi Pekerja Rentan

“Setiap penyimpangan, baik dalam mekanisme transaksi maupun penggunaan barcode, menjadi perhatian serius. Sanksi diberikan sebagai langkah korektif sekaligus penguatan disiplin operasional agar penyaluran tetap sesuai peruntukan,” ujarnya.

Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menegaskan bahwa pengawasan distribusi BBM subsidi dilakukan secara ketat dan berkelanjutan.

“Setiap temuan di lapangan langsung ditindaklanjuti melalui verifikasi data dan pengecekan operasional. Ketika ada indikasi pelanggaran, langkah penindakan dijalankan secara tegas. Ini bagian dari upaya menjaga distribusi BBM subsidi tetap tepat sasaran dan tidak disalahgunakan,” ujar Lilik.

Pertamina memastikan distribusi BBM di wilayah Sulawesi Selatan tetap berjalan dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi melalui pengaturan suplai yang terjaga.

Situasi ini juga menjadi pengingat bahwa pengawasan distribusi energi membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Informasi dari masyarakat di lapangan menjadi bagian penting dalam mendeteksi potensi penyimpangan lebih dini. Laporan dapat disampaikan melalui Pertamina Contact Center (PCC) 135 dan akan ditindaklanjuti melalui proses verifikasi serta evaluasi operasional.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menempatkan kepatuhan sebagai fondasi utama dalam penyaluran energi. Setiap temuan di lapangan akan ditindaklanjuti dengan langkah korektif yang terukur untuk memastikan distribusi tetap berjalan tertib, transparan, dan tepat sasaran.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Bone Dilanda Banjir, Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Rp 1 M dan 500 Paket Sembako

10 Mei 2026 - 07:15 WITA

Appi Terima Penghargaan Paritrana Award, Bukti Komitmen Lindungi Pekerja Rentan

8 Mei 2026 - 19:18 WITA

Bappelitbangda Pemprov Sulsel Perkuat Koordinasi Sukseskan Program MBG 2026

8 Mei 2026 - 12:53 WITA

Bank Indonesia Bersama TPID Sulsel Antisipasi Kenaikan Harga Pangan Jelang Idul Adha

8 Mei 2026 - 12:39 WITA

Jelang SES2026, UMKM Sulsel Kian Melejit Tembus 1 Juta Pelaku Usaha

7 Mei 2026 - 12:51 WITA

Trending di News