Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Makassar

Wali Kota Munafri Minta Komitmen dan Konsistensi Kinerja SKPD Perkuat Implementasi SAKIP

badge-check

					Wali Kota Munafri Arifuddin di kegiatan implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Kota Makassar, yang digelar di Hotel Arya Duta Makassar Perbesar

Wali Kota Munafri Arifuddin di kegiatan implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Kota Makassar, yang digelar di Hotel Arya Duta Makassar

BERITA.NEWS,Makassar- Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menekankan pentingnya komitmen dan konsistensi seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam mengimplementasikan program kerja yang telah dirancang Pemerintah Kota Makassar.

Penegasan tersebut disampaikan Munafri, yang akrab disapa Appi, saat memberikan sambutan pada kegiatan implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Kota Makassar, yang digelar di Hotel Arya Duta Makassar, Selasa (14/4/2025).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Bagian Organisasi Pemkot Makassar itu mengangkat tema “Penguatan SAKIP sebagai Instrumen Transformasi Kinerja Menuju Makassar Berdampakv”.

Dalam sambutannya, Appi menegaskan bahwa SAKIP bukan sekadar sistem administratif atau rutinitas birokrasi semata. Melainkan instrumen penting yang mampu mencerminkan kualitas tata kelola pemerintahan sekaligus menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat.

Lanjut dia, SAKIP ini memberikan gambaran bagaimana pengelolaan pemerintahan tidak hanya berjalan sebagai rutinitas, tetapi benar-benar mampu memberikan dampak langsung yang bisa dirasakan masyarakat.

“Ini bukan sekadar teori, tetapi bagaimana sistem governance itu tercermin dari cara kita menjalankan pemerintahan,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan implementasi SAKIP tidak hanya ditentukan oleh kualitas sistem yang dibangun, tetapi sangat bergantung pada komitmen seluruh jajaran dalam menjalankannya secara konsisten.

Menurutnya, sistem yang baik tidak akan memberikan hasil optimal tanpa diiringi kesungguhan dalam pelaksanaannya.

“Sebagus apa pun sistem yang kita miliki, jika tidak disertai dengan komitmen untuk menjalankannya, maka tidak akan memberikan dampak yang baik terhadap tata kelola pemerintahan,” tegasnya.

Appi menyebutkan, terdapat dua hal utama yang menjadi kunci dalam proses tersebut, yakni penerapan sistem yang tepat serta komitmen kuat dalam implementasi.

Baca Juga :  Tanpa Konflik, Penertiban Lapak di Tallo Berjalan Tertib

Dia menegaskan bahwa aksi nyata SAKIP bukanlah pilihan, melainkan kewajiban yang harus dijalankan oleh seluruh perangkat daerah.

Lebih lanjut, Munafri meminta seluruh kepala SKPD untuk bertanggung jawab penuh terhadap kualitas perencanaan, pelaksanaan, serta pencapaian kinerja di unit kerja masing-masing.

Ia menegaskan tidak boleh lagi ada program atau kegiatan yang tidak memiliki kontribusi jelas terhadap strategi pembangunan daerah.

“Setiap program harus memiliki arah yang jelas dan terukur. Tidak boleh ada kegiatan yang tidak memiliki dampak terhadap pencapaian target pembangunan daerah,” imbuh Appi.

Selain itu, orang nomor satu Kota Makassar itu juga mengingatkan pentingnya kesinambungan sistem dalam birokrasi, meskipun terjadi pergantian pejabat.

Dia menekankan bahwa sistem yang sudah dibangun harus tetap dijaga dan terus ditingkatkan, sehingga mampu menghasilkan outcome yang lebih baik dari waktu ke waktu.

“Boleh orangnya berganti, tetapi sistem harus tetap berjalan dan terus ditingkatkan. Ini adalah proses berkelanjutan yang harus memberikan dampak nyata,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mendorong seluruh kepala SKPD untuk aktif berkoordinasi dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).

Juga, Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) melalui Inspektorat, Bagian Organisasi, serta seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan lainnya.

Koordinasi tersebut dinilai penting untuk memastikan kualitas implementasi SAKIP terus meningkat dan berjalan sesuai dengan prinsip akuntabilitas dan transparansi.

Appi mengakui bahwa dalam proses implementasi SAKIP akan terdapat berbagai tantangan dan konsekuensi yang harus dihadapi.

Namun demikian, ia berharap seluruh jajaran dapat menjalankannya dengan serius, disiplin, dan penuh komitmen.

Dikatakan, SAKIP ini akan menjadi cerminan bagaimana kita mengelola pemerintahan. Tujuan kita sama, yaitu menghadirkan pemerintahan yang akuntabel dan berdampak bagi masyarakat.

“Tentu, dengan komitmen, kedisiplinan, dan kesungguhan seluruh perangkat daerah, kualitas SAKIP Kota Makassar akan terus meningkat dan mampu meraih predikat yang lebih baik di masa mendatang,” tutup Appi.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Antisipasi Kemarau Panjang, Damkar Makassar Siagakan 7 Posko & 60 Armada

17 April 2026 - 18:20 WITA

Menuju 10 Besar, 68 Peserta Ikuti Seleksi Komisioner BAZNAS Makassar

17 April 2026 - 14:13 WITA

WFH Pemkot Makassar, Munafri Gowes Bareng SKPD Pantau Kebersihan Kota

17 April 2026 - 13:45 WITA

Tanpa Konflik, Penertiban Lapak di Tallo Berjalan Tertib

17 April 2026 - 09:08 WITA

Soal Aksi Seruan Dukung JK di Makassar, KALLA Minta Semua Pihak Menahan Diri

17 April 2026 - 05:21 WITA

Trending di Makassar