BERITA.NEWS, Parepare — Suasana pagi di Pelabuhan Nusantara Parepare mendadak tegang. Sebuah tas hitam yang awalnya tampak biasa saja, ternyata menyimpan rahasia besar.
Tas hitam tersebut diduga berisi narkotika jenis sabu seberat lebih dari 330 gram.

Peristiwa mengejutkan ini terjadi pada Selasa (7/4/2026) sekitar pukul 05.45 WITA, tepat saat kapal KM Dharma Kartika IX sandar dan penumpang mulai memadati area keluar pelabuhan.
Kecurigaan petugas bermula dari satu sosok pria yang menunjukkan gelagat tak biasa.
Saat hendak melewati pemeriksaan X-Ray, pria tersebut justru berbalik arah secara tiba-tiba, sebuah keputusan yang kemudian memicu perhatian aparat.
“Gerak-geriknya mencurigakan, sehingga langsung dipantau oleh petugas,” ungkap Kapolres Parepare, AKBP Indra Waspada Yuda, Sabtu (11/4/2026).
Namun yang terjadi selanjutnya justru lebih mencengangkan. Pria misterius itu diduga menyerahkan tas jinjing hitam kepada seorang buruh pelabuhan, sebelum akhirnya kembali ke atas kapal, seolah ingin menghilang tanpa jejak.
Aksi tersebut tidak luput dari pengawasan. Petugas keamanan pelabuhan segera bergerak cepat dan melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian.
Tas yang ditinggalkan langsung diamankan dan saat dibuka, fakta mengejutkan pun terungkap.
Di dalamnya, ditemukan lima paket kristal bening yang diduga kuat merupakan sabu dengan berat total lebih dari 330 gram.
“Barang bukti sudah kami amankan, terdiri dari lima paket yang diduga sabu,” tegas Indra.
Polisi pun langsung melakukan penyisiran intensif di atas kapal maupun area pelabuhan. Namun hingga kini, pria misterius tersebut belum berhasil ditemukan dan masih dalam pengejaran.
“Kami masih terus melakukan pencarian terhadap pelaku,” tambahnya.
Kasus ini kini membuka dugaan lebih besar bahwa jalur laut kembali dimanfaatkan sebagai pintu masuk peredaran narkotika.
Polisi pun tengah mendalami kemungkinan adanya jaringan di balik aksi nekat tersebut.
Selain sabu, aparat turut mengamankan satu tas jinjing hitam dan satu unit ponsel sebagai barang bukti.
Seluruhnya kini ditangani oleh Satresnarkoba Polres Parepare untuk penyelidikan lebih lanjut.
![]()
























