Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Hukum dan Kriminal

TEROR PENCURI SAPI DI SINJAI! Kapolres Turun Tangan, Resmob Dikerahkan

badge-check

					Tim Resmob Polres Sinjai Bersama Anggota DPRD Fraksi PKB Menemui Para Korban di Tellulimpoe. [Foto: Ist] Perbesar

Tim Resmob Polres Sinjai Bersama Anggota DPRD Fraksi PKB Menemui Para Korban di Tellulimpoe. [Foto: Ist]

BERITA.NEWS, Sinjai — Aksi pencurian ternak sapi di Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, kian meresahkan.

Kasus yang terjadi berulang kali ini akhirnya memantik perhatian serius dari jajaran kepolisian. Minggu (29/3/2026).

Kapolres Sinjai, AKBP Jamal Fathur Rakhman, disebut telah mengambil langkah tegas dengan memberikan atensi khusus terhadap maraknya kasus tersebut.

Instruksi pun langsung dikeluarkan kepada tim Resmob Satreskrim Polres Sinjai untuk turun tangan memburu pelaku.

Kasi Humas Polres Sinjai, IPTU Agus Santoso, menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak tinggal diam melihat keresahan masyarakat yang terus meningkat.

“Kasus pencurian ternak di Kecamatan Tellulimpoe menjadi perhatian serius Kapolres. Tim sudah diturunkan untuk melakukan penyelidikan dan kami berkomitmen mengungkap kasus ini secepatnya,” tegas Agus Santoso.

Langkah cepat ini diambil menyusul banyaknya laporan kehilangan ternak yang dialami warga, khususnya para peternak yang menggantungkan hidup dari usaha tersebut.

Tak hanya itu, masyarakat juga diminta untuk meningkatkan kewaspadaan. Polisi mengimbau agar setiap aktivitas mencurigakan segera dilaporkan guna mempercepat pengungkapan kasus.

Di sisi lain, suara keresahan warga juga disampaikan oleh anggota DPRD Sinjai dari Fraksi PKB, Saldi.

Ia mengungkapkan bahwa laporan kehilangan sapi sudah terjadi berulang kali dan bukan lagi kasus biasa.

“Sudah banyak warga, khususnya peternak, yang menjadi korban. Ini bukan kejadian sekali dua kali, tetapi sudah berulang dan sangat merugikan masyarakat,” ungkap Saldi.

Saldi bahkan turun langsung ke lapangan untuk menyerap aspirasi warga dan memastikan kondisi di Tellulimpoe. Dari hasil temuannya, pola pencurian yang terjadi dinilai tidak lazim.

Menurutnya, ada indikasi kuat bahwa aksi pencurian tersebut dilakukan secara terorganisir, bukan sekadar aksi individu.

Kondisi ini membuat masyarakat semakin was-was, terlebih hingga kini pelaku belum juga berhasil diungkap. Warga berharap aparat kepolisian dapat segera membongkar jaringan di balik pencurian tersebut sebelum kerugian semakin meluas.

 

Penulis: Thatang

Loading

Comments

Baca Lainnya

Polres Sinjai Tertibkan Arena Judi Sabung Ayam, Pelaku Diduga Melarikan Diri

14 April 2026 - 21:10 WITA

sabung-ayam

Dua Pelaku Penganiayaan di Turatea Jeneponto Diamankan, Polisi Buru Pelaku Lain

14 April 2026 - 19:12 WITA

penganiayaan

Wartawan di Sinjai Diintimidasi Usai Liput Penyaluran BBM Subsidi di SPBU, Said Mattoreang Lapor Polisi

14 April 2026 - 16:02 WITA

jurnalis

Penyidikan Sejak Awal 2025, Polres Sinjai Belum Umumkan Tersangka Kasus Ceklok Disdik

14 April 2026 - 15:36 WITA

korupsi

Kasus Batik ASN Pemkab Sinjai Dihentikan! Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan di Baliknya

14 April 2026 - 10:05 WITA

kain-batik
Trending di Hukum dan Kriminal