Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Palopo-Luwu

Rutan Masamba Ikut Panen Raya Serentak Nasional, Dukung Ketahanan Pangan Pemasyarakatan

badge-check

					Panen Raya Serentak di Rutan Masamba. (Foto: Ist/ Humas) Perbesar

Panen Raya Serentak di Rutan Masamba. (Foto: Ist/ Humas)

BERITA.NEWS, Masamba — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Masamba turut berpartisipasi dalam kegiatan Panen Raya Serentak Ketahanan Pangan Pemasyarakatan yang digelar secara nasional pada Kamis, 15 Januari 2026.

Kegiatan ini dipusatkan di Lapas Kelas I Cirebon dan diikuti secara virtual oleh seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Indonesia.

Kegiatan panen raya di pusat dihadiri langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, serta Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, bersama jajaran pimpinan tinggi lainnya.

Sementara itu, Rutan Masamba mengikuti kegiatan secara virtual dari Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Kebun Hortikultura Rutan Masamba.

Kepala Rutan Masamba, Syamsul Bahri, hadir bersama jajaran serta tamu undangan dari unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Luwu Utara.

Kehadiran Forkopimda menjadi bentuk dukungan lintas sektor terhadap program ketahanan pangan yang dijalankan oleh Pemasyarakatan.

Dalam sambutannya, Direktur Jenderal Pemasyarakatan menegaskan bahwa panen raya ini merupakan wujud nyata kontribusi Pemasyarakatan dalam mendukung Ketahanan Pangan Nasional.

Hal tersebut dilakukan melalui pembinaan kemandirian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di sektor pertanian, peternakan, dan perikanan.

Ia juga menekankan bahwa ketahanan pangan lahir dari kerja nyata di lapangan dan tidak dapat sepenuhnya digantikan oleh teknologi kecerdasan buatan (AI).

Oleh karena itu, keterlibatan langsung WBP dalam pengelolaan lahan produktif harus terus dilanjutkan dan ditingkatkan.

Selain aspek ketahanan pangan, Dirjen Pemasyarakatan turut menyoroti nilai solidaritas dan kepedulian sosial.

Hasil panen dari kegiatan ini akan disalurkan untuk membantu masyarakat terdampak bencana, khususnya di wilayah Sumatera, serta mendukung pembangunan sumur bor.

Sejalan dengan itu, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam arahannya menyampaikan bahwa program panen raya merupakan implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia dan bagian dari 15 Program Aksi Kemenimipas.

Program tersebut menempatkan Pemasyarakatan sebagai subjek aktif dalam mewujudkan kedaulatan pangan bangsa.

Usai mengikuti rangkaian kegiatan secara virtual, Rutan Masamba melanjutkan dengan Panen Raya Mandiri di kebun hortikultura rutan.

Kepala Rutan bersama tamu undangan Forkopimda secara langsung memanen komoditas kangkung dan terong, yang merupakan hasil pembinaan kerja para Warga Binaan.

Melalui kegiatan ini, Rutan Masamba menunjukkan komitmennya dalam mengoptimalkan lahan produktif sebagai bagian dari dukungan terhadap program prioritas pemerintah.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan khidmat, tertib, dan aman, serta menjadi bukti bahwa pembinaan di Pemasyarakatan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Rutan Masamba Gelar Aksi Bersih Lingkungan Peringati HBP ke-62

8 April 2026 - 11:30 WITA

bersih-bersih

Razia Besar di Lapas Palopo, Barang Terlarang Disita, Tapi Ada yang Nihil

7 April 2026 - 15:49 WITA

razia

Rutan Masamba Gelar Tes Urine dan Penggeledahan Gabungan, Seluruh WBP Negatif Narkoba

7 April 2026 - 08:00 WITA

tes urine

Tak Disangka! Ratusan Petugas & WBP Lapas Palopo Jalani Tes Narkoba, Ini Hasilnya

6 April 2026 - 22:21 WITA

tes urine

Porseni WBP Resmi Dibuka di Rutan Masamba, Semarak Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62

31 Maret 2026 - 21:28 WITA

porseni
Trending di Palopo-Luwu