Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Makassar

Sidak SMP 53 Makassar, Wali Kota Geram Lihat Selokan dan Plafon Rusak

badge-check

					Sidak SMP 53 Makassar, Wali Kota Geram Lihat Selokan dan Plafon Rusak Perbesar

BERITA.NEWS,Makassar- Wali Kota Munafri Arifuddin, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SMP Negeri 53 Makassar yang terletak di Jl. Samiun, Kecamatan Ujung Pandang, pada Selasa (29/7/2025) pagi tadi.

Dalam kunjungan tersebut, Munafri yang akrab disapa Appi, langsung meninjau kondisi sekolah dengan berjalan dari satu ruang kelas ke ruang lainnya.

Ia menyapa para siswa dan guru, sekaligus memberikan semangat kepada peserta didik agar terus giat belajar dan memiliki cita-cita tinggi.

“Semoga semua jadi anak-anak yang sukses,” ujar Appi saat berbincang dengan para siswa.

Saat ditanya soal cita-cita, salah satu siswa mengaku ingin menjadi tentara, dan lainnya bercita-cita menjadi dokter.

Namun, di balik semangat itu, Appi menunjukkan ketegasannya saat melihat sejumlah kerusakan di lingkungan sekolah.

Ia tampak geleng kepala, ketika menemukan saluran air (selokan) yang dialirkan ke bagian depan halaman sekolah dan plafon yang rusak.

“Ini sekolah penyangga, harusnya jadi alternatif yang layak bagi siswa-siswa yang tidak tertampung di sekolah favorit seperti SMP 2, SMP 5, atau SMP 6. Tapi kalau kondisinya begini, siapa yang mau melirik,” tegasnya.

Baca Juga :  Wali Kota Makassar Pilih Alihkan Anggaran Pengadaaan Randis ke Pendidikan dan Infrastruktur 

Saat ini kurang diminati karena minim fasilitas dan kurang perawatan infrastruktur. Bahkan, situasi lalu lintas saat jam pulang sekolah juga menjadi keluhan karena rawan kemacetan.

Ia menekankan bahwa sekolah-sekolah penyangga seperti SMP 53 harus mendapat perhatian serius agar memiliki daya tarik tersendiri.

“Kalau sekolah favorit sudah penuh, masyarakat harus punya alternatif yang setara. Maka infrastruktur dan fasilitas di sekolah penyangga seperti ini wajib ditingkatkan,” tegasnya.

Kunjungan ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam memastikan pemerataan kualitas pendidikan di seluruh wilayah kota, tidak hanya terpusat pada sekolah-sekolah unggulan.

Dalam arahannya, Appi menginstruksikan kepada Dinas Pendidikan Kota Makassar untuk segera membenahi fasilitas yang rusak dan memperluas kapasitas ruang belajar.

Saat ini, SMP 53 hanya memiliki tiga ruang kelas aktif, dan Appi memastikan akan ada penambahan ruang kelas baru dalam waktu dekat.

“Saya sudah sampaikan ke Dinas Pendidikan untuk fokus memperbaiki bangunan sekolah ini. Mulai dari ruang kelas, sanitasi, hingga area drainase. Anak-anak harus belajar di tempat yang layak,” tuturnya.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Gunakan Fasum Selama 30 Tahun, Lapak PKL di Jalan Tinumbu Bongkar Mandiri

18 April 2026 - 10:15 WITA

Antisipasi Kemarau Panjang, Damkar Makassar Siagakan 7 Posko & 60 Armada

17 April 2026 - 18:20 WITA

Menuju 10 Besar, 68 Peserta Ikuti Seleksi Komisioner BAZNAS Makassar

17 April 2026 - 14:13 WITA

WFH Pemkot Makassar, Munafri Gowes Bareng SKPD Pantau Kebersihan Kota

17 April 2026 - 13:45 WITA

Tanpa Konflik, Penertiban Lapak di Tallo Berjalan Tertib

17 April 2026 - 09:08 WITA

Trending di Makassar