Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Dugaan Manipulasi Proyek DAK Rp39 Miliar Seret Bupati Enrekang dan Anaknya

badge-check

					Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan Firdaus Dewilmar. Perbesar

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan Firdaus Dewilmar.

BERITA.NEWS, Makassar – Dugaan keterlibatan oknum Bupati Kabupaten Enrekang Muslimin Bando dan anaknya dalam proyek pembangunan bendungan pipa jaringan air baku Sungai Tabang, di Kecamatan Maiwa, Kabupaten Enrekang.

Dimana diketahui jika proyek tersebut dikerjakan dengan menggunakan, anggaran DAK (Dana Alokasi Khusus) tahun 2015, sebesar Rp39 miliar. Namun anggaran proyek tersebut telah direkayasa dan dimanipulasi, serta dipecah-pecah, menjadi 126 paket proyek.

Bahkan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel telah melakukan pengusutan terhadap, proyek tersebut dan menemukan adanya dugaan unsur perbuatan melawan hukum.

Serta ditemukan juga adanya dugaan penyimpangan tindak pidana korupsi. Sehingga penanganan kasus tersebut saat ini telah bergulir di tahap penyidikan.

Seperti yang diungkapkan oleh Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel, Firdaus Dewilmar, saat dimintai keterangannya soal penanganan kasus tersebut.

Baca Juga :  Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

“Untuk mempercepat penanganan kasus ini, kita akan melakukan penyidikan bersama dengan Kejari Enrekang,” kata Kajati Firdaus Dewilmar.

Tujuannya kata Kajati, supaya saksi-saksi yang akan diperiksa tidak bolak-balik ke Kejati. Tapi semua itu tergantung bobotnya, kalau bobotnya yang mau di periksa, tentu akan diperiksa di Kejati.

 “Kalau bobotnya ringan diperiksa disana, atau jaksa penyidiknya dikirim kesana,” bebernya.

Ia menuturkan, upaya ini merupakan strategi penyidik. Tentu saja strategi tersebut tidak boleh di ungkap secara terbuka ke publik.

Tapi kata Kajati yang jelas strateginya, akan dilakukan penyidikan bersama. Untuk mempercepat proses penanganan kasus ini.

Terkait informasi yang diperoleh, soal adanya dugaan keterlibatan Bupati dan anaknya yang disampaikan oleh LSM AMPAK (Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Anti Korupsi), saat melakukan aksi demo didepan kantor Kejati Sulsel, belum lama ini.

Pihak Kejati Sulsel, mengatensi terkait adanya informasi dan masukan tersebut. “Semua itu nanti kita akan dalami, apa betul ada perannya atau tidak. Biar nanti jaksanya yang dalami soal itu pungkasnya.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Polres Sinjai Tertibkan Arena Judi Sabung Ayam, Pelaku Diduga Melarikan Diri

14 April 2026 - 21:10 WITA

sabung-ayam

Dua Pelaku Penganiayaan di Turatea Jeneponto Diamankan, Polisi Buru Pelaku Lain

14 April 2026 - 19:12 WITA

penganiayaan
Trending di Hukum dan Kriminal