Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Selayar

Korban Pembunuhan di Jampea Selayar Dimakamkan, Keluarga Saksikan via Video Call

badge-check

					Proses Pemakaman Yusuf Paulus (20), Pemuda asal Manado yang Tewas Dibunuh Rekannya di Pulau Jampea. (Foto: Istimewa) Perbesar

Proses Pemakaman Yusuf Paulus (20), Pemuda asal Manado yang Tewas Dibunuh Rekannya di Pulau Jampea. (Foto: Istimewa)

BERITA.NEWS, SELAYAR – Kepolisian Resor Kepulauan Selayar memfasilitasi pemakaman Yusuf Paulus (20), pemuda asal Manado yang tewas dibunuh rekan senegerinya di Pulau Jampea.

Jenazah Yusuf dimakamkan secara Islam di TPU Desa Kembang Ragi, Minggu (13/4/2025), setelah keluarga menyetujui pemakaman di lokasi karena terkendala biaya pemulangan ke kampung halaman di Sulawesi Utara.

Prosesi pemakaman berlangsung khidmat, melibatkan personel Polsek Pasimasunggu, pemerintah setempat, tokoh masyarakat, dan tokoh agama.

Sebelumnya, jenazah disemayamkan di Puskesmas Benteng Jampea untuk dimandikan, dikafani, dishalatkan, lalu dimakamkan sesuai syariat Islam.

Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Adnan Pandibu mengatakan keputusan pemakaman telah melalui koordinasi intensif dengan pihak keluarga.

“Kami menghormati keputusan keluarga dan memastikan prosesi berjalan sesuai syariat Islam,” ujarnya.

Kanit Reskrim Polsek Pasimasunggu, Aiptu Muhammad Ilyas, turut merasakan keterlibatan emosional dalam proses pemakaman.

Ia mengungkapkan bahwa keluarga korban di Manado sempat menyaksikan pemakaman melalui video call. “Bunyi tangis haru keluarga sangat menyentuh saya,” katanya.

Korban Yusuf Paulus dan pelaku SE (17) diketahui berasal dari Manado dan merantau ke Selayar untuk bekerja sebagai penangkap babi hutan.

Peristiwa tragis terjadi setelah keduanya terlibat adu mulut dalam kondisi pengaruh miras tradisional (sopi) di pelabuhan.

Pertengkaran berakhir dengan Yusuf ditikam menggunakan samurai oleh SE.

Kapolres AKBP Adnan kembali mengingatkan masyarakat soal bahaya minuman keras.

“Ini bukan kali pertama kasus kekerasan dipicu oleh alkohol. Kami imbau masyarakat untuk menjauhi miras,” tegasnya.

Pelaku saat ini ditahan di Rutan Polsek Pasimasunggu, sementara polisi terus mendalami motif serta kronologi lengkap peristiwa tersebut.

Pemakaman Yusuf menjadi penutup kisah pilu seorang perantau muda yang meregang nyawa jauh dari kampung halamannya.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Warga Selayar Resah, Pria Diduga ODGJ Keliling Bawa Badik Akhirnya Ditangkap Polisi

12 April 2026 - 10:22 WITA

odgj

Warga Selayar Wajib Tahu! Tanpa SIM dan STNK Aktif, Santunan Kecelakaan Bisa Hangus

9 April 2026 - 17:48 WITA

sim

Jaga Stabilitas Politik, Polres Selayar Intensifkan Silaturahmi ke Parpol

3 April 2026 - 12:31 WITA

partai politik

Polsek Bontomanai Dukung Ketahanan Pangan di Selayar, Panen Raya Jagung BUMDes Jambuia Capai 91 Ton

26 Maret 2026 - 20:07 WITA

panen

Pengorbanan di Balik Seragam: Briptu Muhlis Personel Polres Selayar Terluka Saat Selamatkan Warga

25 Maret 2026 - 21:57 WITA

polisi
Trending di Selayar