Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Bupati Takalar Hadiri Pengukuhan Pengurus Deskranasda, Bunda Literasi, Bunda Forum Anak Kab. Takalar Periode 2025-2030

badge-check

					Bupati Takalar Hadiri Pengukuhan Pengurus Deskranasda, Bunda Literasi, Bunda Forum Anak Kab. Takalar Periode 2025-2030 Perbesar

BERITA.NEWS –  Di indonesia banyak beranekaragam suku pulau dan budaya dimana setiap suku/daerah mempunyai banyak kerajinan yang diwariskan kegenerasi. Di jawa ada kerajinan batik dan di makassar juga memiliki berbagai macam kerajinan, ada kerajinan lipa sabbe, kerajinan tikar dari daun lontar (tappere), kerajinan Songkok Guru dan kerajinan Gerabah.

Demikian dikatakan Bupati Takalar Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye,.MM saat menghadiri Pengukuhan dan Pengangkatan Pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Deskranasda), Bunda Literasi, Bunda Forum Anak Kab. Takalar Periode 2025-2030 di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar, Rabu 26 Maret 2025.

Pengurus Deskranasda, Bunda Literasi, Bunda Forum Anak Kab. Takalar Periode 2025-2030 dikukuhkan secara langsung oleh Ketua TP. PKK Kab. Takalar dan dihadiri Sekda Takalar, Pimpinan OPD Kab. Takalar, para Camat serta Lurah se-Kab. Takalar.

Daeng Manye juga mengatakan setelah dikukuhkannya pengurus Deskranasda, diharapkan dapat meningkatkan keterampilan para pengrajin agar lebih berkualitas dan menjaga kestabilan budaya sehingga para pengrajin tetap memproduksi kerajinan dan dapat dipasarkan yang berdampak pada meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Dengan keberadaan Deskranasda dapat memberikan manfaat khususnya kepada pengrajin karena para pengrajin merupakan kekuatan ekonomi di daerah dan di desa. Semua hasil kerajinan ini dapat dipasarkan melalui media sosial dan dikenal diberbagai daerah sehingga akan memberikan nilai tambah dan pemasukan bagi desa” Terang Daeng Manye.

Dikatakan pula, organisasi ini adalah organisasi yang tidak mencari keuntungan tetapi semata-mata untuk mengembangkan keterampilan dan keahlian masyarakat takalar. Jika hal ini kita kembangkan produksinya dan pemasarannya maka takalar semakin dikenal dengan berbagai kerajinan unggulannya.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Kapolres Maros Dukung Gerakan Pangan, IKA PMII Siap Garap Lahan di Mallawa

14 April 2026 - 17:00 WITA

Rutan Masamba Diklaim Konsisten Razia, Aktivis Bantah Dugaan Pembiaran

14 April 2026 - 15:10 WITA

Trending di Daerah