Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

PKK Kecamatan Parigi Hadirkan Panganan Bayam Brazil

badge-check

					PKK Kecamatan Parigi Hadirkan Panganan Bayam Brazil Perbesar

BERITA.NEWS, Gowa – Tim Penggerak PKK Kecamatan Parigi, bersama Puskesmas Parigi menyuguhkan inovasi panganan yang berbahan dasar bayam Brazil.

Inovasi panganan berbahan dasar bayam Brazil tersebut diperlihatkan kepada Tim Supervisi, Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan (SMEP) Tim Penggerak PKK Kabupaten Gowa di Panyeroang, Lingkungan Parang, Desa Lanna, Kecamatan Parigi, Selasa (2/7).

Ketua Tim Penggerak PKK Desa Jonjo, Irma Arifin menuturkan, salah satu upaya dari TP PKK Desa Jonjo untuk meningkatkan gizi keluarga serta upaya menurunkan angka stunting, maka pihaknya memasyarakatkan bayam Brazil di setiap rumah.

“Bayam Brazil ini kami buat sedemikian rupa baik dikomsumsi sebagai sayur maupun dibuat dalam bentuk panganan berupa puding, kerupuk, abon, brownis, dan bisa berupa keripik daun bayam Brazil yang disenangi anak-anak,” tuturnya.

Saat ini, PKK dan Kader Posyandu kerap kali melakukan demo pembuatan panganan dari bahan dasar bayam Brazil sekaligus mensosialisasikan pentingnya mengkonsumsi panganan berbahan lokal dengan nilai gizi yang tinggi.

“Kami gencar melakukan demo masak pembuatan puding, maupun panganan lainnya karena bayam Brazil ini bahannya mudah didapatkan sekaligus memberikan sosialisasi pentingnya mengolah panganan bagi Balita dan ibu hamil dari bahan dasar lokal yang mudah dan murah serta bergizi tinggi,” ungkapnya.

Baca Juga :  Husniah Talenrang Dipromosikan ke DPP PAN, Ashabul Kahfi Ditunjuk Pimpin PAN Sulsel

Diketahui, setelah memanfaatkan bayam Brazil di masyarakat, jumlah angka stunting di Desa Jonjo sudah tidak ada.

“Alhamdulillah saat ini stunting di Desa Jonjo telah berhasil kita turunkan setiap tahunnya sehingga saat ini anak stunting di Desa Jonjo tidak ada lagi,” katanya.

Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gowa, Mussadiyah Rauf terkesan dengan inovasi tersebut. Ia mengatakan kandungan gizi dalam inovasi panganan bayam Brazil yang dibuat sudah sesuai, namun ada beberapa olahan yang takaran gulanya perlu dikurangi.

“Saya bersama tim SMEP sangat terkesan dengan kreasi panganan yang disuguhkan, ini membuktikan bahwa PKK Desa Jonjo bersama para Kader Posyandu mampu berkolaborasi dengan baik, apalagi tadi bu Desa mengatakan bahwa stunting di Desa Jonjo sudah tidak ada lagi,” ujarnya.

Sementara Ketua TP PKK Kecamatan Parigi, Nuraeni mengatakan bahwa rencana program kerja TP PKK Kecamatan Parigi Tahun 2024 dilingkup sekretariat yakni pembinaan adminstrasi buku 6, Pembinaan Aplikasi SIM PKK (Dasawisma), pembinaan kelompok-kelompok PKK dan pembuatan laporan kegiatan.

“Khusus Dasawisma dalam waktu dekat ini kami akan melakukan pelatihan. Alhamdulillah tahun ini ada anggaran di Kecamatan yang melekat untuk pelatihan ini,” ungkapnya.

Sebelum melakukan SMEP di Kecamatan Parigi, Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Gowa beserta jajaran TP PKK Kabupaten Gowa melakukan SMEP di Panyeroang, Lingkungan Parang, Desa Lanna Kecamatan Parangloe.

  • Putri

Loading

Comments

Baca Lainnya

Husniah Talenrang Dipromosikan ke DPP PAN, Ashabul Kahfi Ditunjuk Pimpin PAN Sulsel

8 Mei 2026 - 20:12 WITA

Rutan Masamba Gandeng APH Perkuat Pengawasan Narkoba, HP Ilegal dan Penipuan

8 Mei 2026 - 18:13 WITA

Zero Halinar Digencarkan, Rutan Barru Razia Gabungan dan Tes Urine Warga Binaan

8 Mei 2026 - 14:36 WITA

Sidak Malam Lapas Parepare, 9 HP dan Benda Terlarang Disita

7 Mei 2026 - 11:32 WITA

Polisi Tompobulu Bergerak Cepat Selamatkan Korban Laka di Tombolo

6 Mei 2026 - 08:45 WITA

Trending di Daerah