Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Banjir Masih Jadi Kekhwatiran Pemkab Sinjai, Ini Solusi yang Ditawarkan

badge-check

					Banjir Masih Jadi Kekhwatiran Pemkab Sinjai, Ini Solusi yang Ditawarkan Perbesar

BERITA.NEWS, Sinjai – Banjir di wilayah Ibukota Kabupaten Sinjai masih menjadi kekhwatiran Pemerintah Kabupaten (Pemkab).

Persoalan banjir ini dihadapi hampir setiap tahun oleh masyarakat khususnya di Kecamatan Sinjai Utara.

Olehnya itu akan terus menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Sinjai agar menemui solusi kongkret dan aktual.

Salah satu rencana Pemkab Sinjai untuk mengatasi banjir yakni pembangunan embung dan drainase perkotaan.

Hal itu terungkap saat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sinjai menggelar diskusi pendahuluan. Jumat (5/7/2024).

Diskusi pendahuluan tersebut dengan melibatkan DPRD Sinjai, Akademisi, Pers, Lembaga Sosial Kemasyarakatan (LSM), OPD terkait dan Tokoh Masyarakat.

Dalam diskusi itu Pemkab membahas terkait perencanaan teknis Master Plan (Rencana Induk) drainase kawasan perkotaan Sinjai.

Diskusi ini berlangsung di salah satu rumah makan dan dibuka langsung oleh Penjabat (Pj) Bupati Sinjai TR Fahsul Falah.

Lewat diskusi ini, Pj Bupati menjelaskan dalam mengatasi persoalan banjir penting adanya koordinasi mulai dari tingkat bawah.

Baca Juga :  Husniah Talenrang Dipromosikan ke DPP PAN, Ashabul Kahfi Ditunjuk Pimpin PAN Sulsel

Ia juga menyampaikan persoalan banjir perlu upaya kecil yang berkesinambungan, seperti budaya tidak membuang sampah disembarang tempat dan normalisasi kanal secara rutin.

Dalam kesempatan ini juga Pj Bupati memaparkan solusi jangka panjang dalam mengatasi banjir dalam kota, adalah pembangunan embung sebagai wadah penampung air hujan sekaligus cadangan air.

“Untuk mengatasi banjir, kita perlu koordinasi sampai tingkat bawah, libatkan lurah. karena tanpa koordinasi yang baik, ide baik tidak akan terealisasi baik. Budaya buang sampah kita di Sinjai juga masih kurang sehingga ini perlu kesadaran bersama,” ungkapnya

Sementara Kepala Dinas PUPR Sinjai, H. Haris Achmad berharap diskusi ini dapat menjadi pedoman Pemkab dalam mengantisipasi atau minimal mengurangi dampak yang ditimbulkan akibat banjir.

“Kami berharap adanya dokumen ini menjadi pedoman Pemkab dalam hal ini Dinas PUPR sebagai stakeholder untuk menyusun rencana drainase di dalam perkotaan sinjai,” pungkasnya.

Perlu diketahui, dalam diskusi penyusunan master plan perencanaan drainase, pemkab menggandeng Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Hasanuddin sebagai Lembaga yang dinilai memiliki disiplin ilmu di bidang penelitian lingkungan.

Output yang diharapkan dari diskusi ini, yakni memperoleh hasil perencanaan drainase yang terpadu antara sistem drainase utama, sistem drainase lokal dan pengelolaan wilayah sungai secara terpadu dan berkelanjutan.

 

Penulis: Syarif

Loading

Comments

Baca Lainnya

Husniah Talenrang Dipromosikan ke DPP PAN, Ashabul Kahfi Ditunjuk Pimpin PAN Sulsel

8 Mei 2026 - 20:12 WITA

Rutan Masamba Gandeng APH Perkuat Pengawasan Narkoba, HP Ilegal dan Penipuan

8 Mei 2026 - 18:13 WITA

Zero Halinar Digencarkan, Rutan Barru Razia Gabungan dan Tes Urine Warga Binaan

8 Mei 2026 - 14:36 WITA

Sidak Malam Lapas Parepare, 9 HP dan Benda Terlarang Disita

7 Mei 2026 - 11:32 WITA

Polisi Tompobulu Bergerak Cepat Selamatkan Korban Laka di Tombolo

6 Mei 2026 - 08:45 WITA

Trending di Daerah