Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Pemprov Sulsel

Pemprov Pastikan Pangan untuk Korban Banjir dan Longsor di 6 Daerah Terpenuhi

badge-check

					Pemprov Pastikan Pangan untuk Korban Banjir dan Longsor di 6 Daerah Terpenuhi Perbesar

BERITA.NEWS,Makassar– Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel memastikan kebutuhan pangan dan air bersih korban bencana banjir dan longsor di 6 kabupaten terpenuhi.

Ke 6 Kabupaten yang terdampak banjir dan longsor akibat cuaca ekstrim beberapa hari terakhir ini, yakni Luwu, Wajo, Enrekang, Sidrap, Pinrang, dan Sinjai.

Pj Sekretaris Daerah Pemprov Sulsel, Andi Muhammad Arsjad, memimpin Rapat Koordinasi bersama 6 Kabupaten Kota tersebut secara virtual di Ruang Rapat Sekda, Jum’at, 3 Mei 2024.

Turut hadir mendampingi Pj Sekda diantaranya Kepala BPBD Sulsel, Amson Padolo; Kepala Dinas BMBK Sulsel, Astina Abbas; Kepala Dinas PSDA Cipta Karya Sulsel, Andi Darmawan Bintang; Kepala BKAD Sulsel, Salehuddin; dan Plt Kadis Sosial Sulsel, Malik Faisal.

Pj Bupati Enrekang, Baba, melaporkan, sejumlah lahan pertanian masyarakat terendam banjir, ada pula akses jembatan yang putus. Jalan utama di poros Enrekang yang dari Sidrap ke Toraja dan dari Pinrang ke Toraja, tertutup material longsor.

Di Luwu, longsor dan banjir terjadi di beberapa wilayah. Bencana longsor juga mengakibatkan satu rumah tertimbun dan 7 orang meninggal dunia.

Pj Sekda Sulsel, Andi Muhammad Arsjad mengatakan, pihaknya berharap terus dilakukan koordinasi kondisi terkini di daerah.

“Tetap optimalkan koordinasi. Teman-teman harus waspada karena masih terjadi hujan dan potensi (bencana) bisa terjadi,” ungkapnya.

Ia pun meminta kabupaten untuk segera menetapkan tanggap darurat bagi daerah yang kondisi bencananya sudah tergolong darurat. Sehingga bisa dilakukan pemanfaatan terhadap BTT.

“Kami berharap penanganan korban untuk daerah terdampak betul-betul dipastikan pemenuhan pangan, obat air bersih, dan lainnya,” pintanya.

Di Sidrap, sejumlah wilayah di 3 Kecamatan terdampak banjir. Satu korban diidentifikasi meninggal dunia karena terbawa arus banjir.

Ia pun meminta Pemkab bersama Forkopimda menyiapkan upaya antisipasi mitigasi, termasuk memastikan akses jalan utama dapat dilalui sehingga mobilisasi logistik bantuan bisa dilakukan.

Arsjad pun menyampaikan, bahwa Pemprov Sulsel turut berduka atas musibah yang terjadi.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Pemprov Kebut Pengaspalan Ruas Aroepala Malam Hari, Atasi Keluhan Debu

18 April 2026 - 09:36 WITA

Hari Jadi ke-66, Gubernur Sulsel Dorong Parepare Jadi Percontohan Pengelolaan Sampah Terintegrasi

14 April 2026 - 14:24 WITA

Hari Jadi Enrekang ke 66, Andi Sudirman Serahkan Bantuan Rp 10 M: Sejahterakan Masyarakat 

14 April 2026 - 08:13 WITA

Pengadaan Randis Lexus LM Sesuai Aturan dan Berbasis Efisiensi Aset

12 April 2026 - 05:51 WITA

UPT Jasa Layanan Kearsipan Sulsel Dorong Literasi Arsip Lewat Pameran Edukasi 

10 April 2026 - 15:31 WITA

Trending di Pemprov Sulsel