Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Bupati Iksan Tuding Pemdes Naikkan Jumlah Warga Miskin di Jeneponto

badge-check

					Bupati Jeneponto Iksan Iskandar saat Wawancara dengan Awak Media. (Foto: Ist) Perbesar

Bupati Jeneponto Iksan Iskandar saat Wawancara dengan Awak Media. (Foto: Ist)

BERITA.NEWS, Jeneponto — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jeneponto terus berupaya dalam mengentaskan kemiskinan ekstrem.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel 2023, Kabupaten Jeneponto masuk dalam data kemiskinan ekstrem urutan 23 Kabupaten/ Kota.

Bupati Iksan Iskandar mengatakan pihaknya telah melakukan pendataan dengan harapan Kabupaten Jeneponto tidak lagi masuk dalam kategori kemiskinan ekstrem.

“Mudah-mudahan data yang kita usulkan ke pusat bisa di mentolerir data kemiskinan ekstrim,” katanya saat jumpa pers di kantor Bupati, Selasa (12/12/2023).

Bupati Jeneponto ini mengaku jika mulai dari desa sudah diupayakan pendataan, tetapi masih saja ada pemerintah desa yang mengambil data warga yang tergolong miskin ekstrim.

Ia menjelaskan bahwa salah satu faktor yang menyebabkan daerahnya sulit keluar dari zona miskin adalah pemerintah pusat.

Baca Juga :  Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

“Pemerintah pusat yang kerap memanjakan kepala desa yang memberikan tambahan anggaran bagi desa yang miskin,” katanya.

Bupati dua periode itu mengatakan bahwa pemerintah daerah telah melakukan upaya perbaikan data pengentasan kemiskinan ekstrim, salah satunya perbaikan data penerima bantuan sosial (Bansos)

“Sudah kita lakukan perbaikan data by name by address, mudah-mudahan data yang dilakukan oleh Dinas Sosial, Bappeda dipercaya oleh pemerintah tingkat atas untuk menjadi database,” harapnya

Bupati Iksan menuding, salah satu penyebab banyaknya data warga miskin di Jeneponto atas ulah pemerintah desa.

“Banyak sekali orang masuk bukan miskin ektrem, kenapa bisa masuk karena pak desa yang kasi masuk supaya dapat bantuan,” pungkasnya.

 

Penulis: Muh Ikbal

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Kapolres Maros Dukung Gerakan Pangan, IKA PMII Siap Garap Lahan di Mallawa

14 April 2026 - 17:00 WITA

Rutan Masamba Diklaim Konsisten Razia, Aktivis Bantah Dugaan Pembiaran

14 April 2026 - 15:10 WITA

Trending di Daerah