Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Pemprov Sulsel

7 Pjs Bupati di Sulsel Akan Dilantik 25 September

badge-check

					Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah. Perbesar

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah.

BERITA.NEWS, Makassar – Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah (NA) akan melantik pejabat sementara (Pjs) Bupati di 7 kabupaten pada 25 September tahun ini. Nama-nama yang masuk daftar sudah diusulkan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Diketahui, ada beberapa pejabat eselon II Pemprov Sulsel yang saat ini santer dikabarkan akan menduduki jabatan Pjs Bupati tersebut. Sebut saja Kepala DPM-PTSP Jayadi Nas, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Deny Irawan hingga Asisten 1 Aslam Patonangi.

Meksi begitu, NA enggan menyebut siapa-siapa nama yang diusulkan dengan alasan sifatnya rahasia dan tertutup. Hal itu juga kata dia dilarang Kemendagri untuk diumumkan ke publik.

“Pelantikannya itu 25 ya kalau gak salah. (Nama-namanya pak?) Mendagri Larang dibocorkan makanya kita tertutup,” ucapnya, Kamis (10/9/2020).

NA menegaskan ke 7 Pjs Bupati tersebut akan diserahkan kepada pejabat eselon II atau pimpinan tinggi pratama lingkup Pemprov Sulsel. Tidak ada pejabat yang berasal kementrian atau pusat.

“Nda, saya kira aturan harus diubah. Tidak bisa (pejabat pusat) kan aturannya sudah ada bahwa plt itu dari eselon II kantor Gubernur ada aturannya,” pungkas NA.

Adapun ketujuh daerah yang akan diisi Pjs Bupati yakni, Selayar, Gowa, Soppeng, Luwu Timur, Luwu Utara, Toraja, Toraja Utara. Kecuali, Bulukumba, Maros, Pangkep masing-masing tetap diisi oleh Bupati mereka sendiri.

Selanjutnya, Barru juga tidak ada Pjs, mengingat Wakil Bupati Nasruddin AM tidak mengambil langkah ikut maju di Pilkada serentak. Sedangkan Makassar saat ini terlanjur diisi oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Prof Rudy Djamaluddin.

. ANDI KHAERUL

Loading

Comments

Baca Lainnya

Hari Jadi ke-66, Gubernur Sulsel Dorong Parepare Jadi Percontohan Pengelolaan Sampah Terintegrasi

14 April 2026 - 14:24 WITA

Hari Jadi Enrekang ke 66, Andi Sudirman Serahkan Bantuan Rp 10 M: Sejahterakan Masyarakat 

14 April 2026 - 08:13 WITA

Pengadaan Randis Lexus LM Sesuai Aturan dan Berbasis Efisiensi Aset

12 April 2026 - 05:51 WITA

UPT Jasa Layanan Kearsipan Sulsel Dorong Literasi Arsip Lewat Pameran Edukasi 

10 April 2026 - 15:31 WITA

Soroti Dugaan Penimbunan BBM, Sekda Sulsel Desak Aparat Tindak Tegas

7 April 2026 - 07:02 WITA

Trending di Pemprov Sulsel