Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Pemprov Sulsel

306 Business Assitant, 50 PMO Koperasi Merah Putih Dampingi 3.059 KDKMP Sulsel

badge-check

					Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Selatan Andi Eka Prasetya (dok) Perbesar

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Selatan Andi Eka Prasetya (dok)

BERITA.NEWS,Makassar- Pendampingan 3.059 Koperasi Merah Putih di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) terus berjalan, melibatkan Business Assitant dan Project Management officer (PMO).

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Eka Prasetya mengatakan jumlah KDKMP di Sulsel terbagi atas 2266 koperasi desa dan 793 koperasi keluarahan.

Dari total 3.059 KDKMP ini terdapat 306 Business Assitant dan 50 PMO yang melakukan pendampingan dan pelatihan kepada para pengurus di tingkat Desa dan Kelurahan.

“Etape 2 saat ini kita fokus terhadap operasionalisasi koperasi merah putih, untuk mendorong percepatan usaha koperasi , kdkmp saat ini didampingi oleh Business assitant sebanyak 306 dan diawasi oleh Project management officer sebanyak 50 orang,

kemudian dalam peningkatan SDM pengurus sementara dilaksanakan pelatihan bagi 6115 pengurus koperasi merah putih secara offline di 24 kab/kota yang anggarannya berasal dari dana dekonsentrasi kementrian Koperasi RI,” kata Eka Prasetya.

Lebih lanjut, dikatakan peran Satuan Tugas (Satgas) nasional/provinsi dan kab/kota dalam mendorong usaha koperasi juga mendorong kerjasama Business to Business dengan BUMN seperti Perum Bulog.

“Untuk pengadaan beras premium, beras SPHP, Minyak Goreng, gula pasir kemudian PT Pertamina Patra Niaga untuk pengadaan tabung elpiji subsidi dan non subsidi, PT Pupuk Indonesia untuk pengadaan pupuk subsidi dan pupuk non subsidi,” sebutnya.

Lalu ada PT Pos Indonesia untuk jasa logistik dan Kimia Farma untuk pengadaan obat , dalam kurun waktu sampai dengan november tercatat sudah ada ratusan koperasi yang sudah beroperasi dan didominasi oleh gerai sembako.

“Seperti Usaha yang berjalan Di KKMP Tamalanrea di Kota Makassar , KKMP Mangkuna di Luwu timur, KDMP Desa aeng batu batu Di Takalar, dan kab/kota lainnya Di Sulsel yang sangat membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat dengan menjaga stabilisasi harga di pasar,

ke depannya koperasi merah putih diharapkan dapat menjadi pintu masuk bagi SPPG dalam pemenuhan penyediaan bahan baku , pemerintah terus menyusun langkah strategis untuk terus mendorong peningkatan operasionalisasi koperasi desa/kelurahan merah putih di Sulawesi selatan,” pungkas Eka.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Hari Jadi ke-66, Gubernur Sulsel Dorong Parepare Jadi Percontohan Pengelolaan Sampah Terintegrasi

14 April 2026 - 14:24 WITA

Hari Jadi Enrekang ke 66, Andi Sudirman Serahkan Bantuan Rp 10 M: Sejahterakan Masyarakat 

14 April 2026 - 08:13 WITA

Pengadaan Randis Lexus LM Sesuai Aturan dan Berbasis Efisiensi Aset

12 April 2026 - 05:51 WITA

UPT Jasa Layanan Kearsipan Sulsel Dorong Literasi Arsip Lewat Pameran Edukasi 

10 April 2026 - 15:31 WITA

Soroti Dugaan Penimbunan BBM, Sekda Sulsel Desak Aparat Tindak Tegas

7 April 2026 - 07:02 WITA

Trending di Pemprov Sulsel