Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

27 Pejabat Pemkab. Luwu Ikuti Uji Kompetensi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

badge-check

					27 Pejabat Pemkab. Luwu Ikuti Uji Kompetensi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Perbesar

BERITA.NEWS, Luwu  – Sebanyak 27 pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten Luwu mengikuti uji kompetensi (job fit) Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang akan dilaksakan pada 14-16 Maret 2022 di UPT Penilaian Potensi dan Kompetensi Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Makassar.

Kepala Bidang Mutasi BKPSDM Kab. Luwu, Andi Hajeratul Aswa Baso dalam laporannya menjelaskan tujuan pelaksanaan uji kompetensi tersebut adalah untuk melihat dan menilai kompetensi dari pejabat pimpinan tinggi, baik itu kompetensi teknis, kompetensi manajerial dan kompetensi social kulturah.

“Sehingga dapat dimiliki data akurat yang akan digunakan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian dalam menempatkan para Pejabat Pimpinan Tinggi secara profesional sesuai dengan kemampuan dan keahlian masing-masing,” jelasnya.

Sementara Bupati Luwu, Dr. H. Basmin Mattayang, M.Pd dalam sambutannya sebelum membuka uji kompetensi tersebut menerangkan bahwa uji kompetensi adalah hal biasa yang telah diatur dalam undang-undang bahwa dalam masa 1 atau 2 tahun sudah dapat dilakukan uji kompetensi.

Baca Juga :  Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

“Tujuannya adalah untuk penilaian kinerja. Kita melihat track record kinerja para pejabat dan kita ingin mengetahu visinya kedepan seperti apa,” papar Basmin.

Bupati dua periode ini juga berpesan agar uji kompetensi tidak dianggap sebagai sesuatu untuk mencari-cari kesalahan atau kelemahan. Uji kompetensi dilakukan untuk mencari pembenaran, penguatan tentang bagaimana para pejabat menjalankan tugasnya.

“Tujuan lain dilaksanakan job fit ini yakni untuk penyegaran pola pikir, untuk menghidari kejenuhan dalam satu posisi yang berakibat penurunan kinerja,” imbuh Basmin.

“Harapan kita ASN itu pada setiap saat ada perubahan mindset, cara berfikir yang kreatif dan inovatif. Yang dituntut pada era modernisasi hari ini adalah kita berkompetisi untuk melahirkan suatu sistem kebaharuan yang bisa membangun dan diterima masyarakat,” tutup Basmin.

Muh Asri

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Kapolres Maros Dukung Gerakan Pangan, IKA PMII Siap Garap Lahan di Mallawa

14 April 2026 - 17:00 WITA

Rutan Masamba Diklaim Konsisten Razia, Aktivis Bantah Dugaan Pembiaran

14 April 2026 - 15:10 WITA

Trending di Daerah