BBM di Selayar Mendadak Langka Jelang Ramadan! Polisi Turun Tangan, Ini Temuan Lengkapnya

sidak

Satuan Intelkam dan Satuan Reserse Kriminal Sidak ke sejumlah APMS di Selayar. (Foto: Ist)

BERITA.NEWS, Selayar – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di Kabupaten Kepulauan Selayar menjelang Ramadan akhirnya mendapat perhatian serius aparat kepolisian.

Isu dugaan permainan distribusi hingga kekhawatiran masyarakat soal stok BBM yang menipis membuat bergerak cepat.

Tak tanggung-tanggung, Satuan Intelkam dan Satuan Reserse Kriminal dikerahkan untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah APMS pada Rabu (18/02/2026).

Kasat Intelkam, Iptu Agus Indrawan, bersama unsur Pemerintah Kabupaten turun langsung mengecek kondisi riil di lapangan.

Sidak dilakukan di APMS PT Patra Utama Pertiwi Barugaiya, APMS CV Tanri Jaya, dan APMS Putriana Jaya Utama.

“Kami memastikan kondisi riil di lapangan, termasuk mengecek langsung stok yang tersedia serta memastikan tidak ada distribusi tersembunyi kepada pihak tertentu,” ujar Iptu Agus.

Hasilnya? Stok BBM di beberapa titik memang memprihatinkan.

Di APMS CV Tanri Jaya, pertalite dan pertamax tercatat kosong. Solar tersisa 9.715 liter dan dexlite 3.503 liter.

Sementara itu, di APMS Barugaiya, pertalite hanya tersisa 205 liter, pertamax 229 liter, dan biosolar 39.000 liter.

Adapun di APMS Putriana Jaya Utama, sebagian stok masih tersedia, namun sengaja disisakan untuk kebutuhan darurat seperti pemadam kebakaran dan rumah sakit.

Polisi pun mengingatkan agar pengelola tidak melayani pengecer dan tetap memprioritaskan konsumen langsung guna menghindari kepanikan serta penimbunan.

“Kami mengingatkan agar distribusi tepat sasaran dan tidak menimbulkan keresahan masyarakat,” tegasnya.

Lalu apa sebenarnya penyebab kelangkaan ini?

Kasat Reskrim, Iptu Sukarman, mengungkapkan bahwa hasil klarifikasi dengan Analis Fungsional Ekonomi Pemda menunjukkan adanya keterlambatan distribusi.

Kapal tanker pengangkut BBM mengalami kerusakan saat pengiriman awal Februari, sehingga terjadi keterlambatan sekitar delapan hari dari jadwal.

Kabar baiknya, kapal pengangkut BBM kini dalam perjalanan menuju Selayar dan dijadwalkan tiba pada Kamis (19/02/2026).

Polres Kepulauan Selayar memastikan akan terus melakukan pengawasan dan pengawalan distribusi hingga pasokan kembali normal, demi menjaga situasi tetap kondusif menjelang bulan suci Ramadan.

Comment