BERITA.NEWS, Selayar — Angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di Kabupaten Kepulauan Selayar masih memicu kekhawatiran serius.
Data Satuan Lalu Lintas Polres Selayar Tahun 2025 mengungkap fakta mencengangkan, di mana anak dan remaja mendominasi angka kecelakaan, baik sebagai pelaku maupun korban.
Berdasarkan hasil analisis Satlantas, sekitar 41 persen pelaku kecelakaan lalu lintas berasal dari kelompok usia anak dan remaja.
Lebih mengkhawatirkan lagi, dari sisi korban, hampir 90 persen kecelakaan didominasi oleh kelompok usia yang sama.
Angka ini menjadi alarm keras bagi semua pihak terkait keselamatan berlalu lintas di wilayah Selayar.
Merespons kondisi tersebut, Satlantas Polres Selayar menggelar sosialisasi dan edukasi tertib berlalu lintas kepada para pelajar, Kamis (15/1/2026).
Kegiatan tersebut dipusatkan di Lapangan Pemuda Benteng. Kegiatan ini menjadi langkah preventif untuk menekan laju kecelakaan sejak usia dini.
Dalam sosialisasi tersebut, para pelajar diberikan pemahaman langsung mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas.
Mulai dari kepatuhan terhadap rambu dan aturan jalan, larangan penggunaan sepeda listrik di jalan raya, hingga tata cara berjalan kaki yang aman di kawasan permukiman dan jalur aktivitas masyarakat.
Kasat Lantas Polres Selayar, AKP Muhammad Idris, menegaskan bahwa tingginya keterlibatan anak dan remaja dalam laka lantas tidak bisa diabaikan.
“Penegakan hukum tetap dilakukan, namun edukasi dan sosialisasi kami kedepankan agar kesadaran berlalu lintas tumbuh sejak usia dini. Pelajar adalah kelompok yang harus kita lindungi bersama,” ujar AKP Muhammad Idris.
Ia menjelaskan, hasil analisis juga menunjukkan bahwa mayoritas kecelakaan terjadi di kawasan permukiman dan lingkungan aktivitas harian masyarakat, dengan kendaraan roda dua sebagai jenis kendaraan paling dominan.
Sementara itu, kelalaian manusia masih menjadi faktor utama penyebab terjadinya kecelakaan.
Fakta tersebut semakin memperkuat urgensi pembinaan dan penyadaran keselamatan berlalu lintas di lingkungan sekolah.
Satlantas menilai, pelajar memiliki peran strategis sebagai agen perubahan dan pelopor keselamatan di lingkungan keluarga dan masyarakat.
Melalui pendekatan humanis dan edukatif, Satlantas Polres Selayar berkomitmen menyeimbangkan upaya penegakan hukum dengan langkah pencegahan berkelanjutan.
Diharapkan, kesadaran berlalu lintas di kalangan pelajar terus meningkat sehingga angka pelanggaran dan kecelakaan dapat ditekan secara signifikan di wilayah Selayar.


Comment