Anas Kabur dari Rutan Sinjai, Bobol Sel hingga Curi Motor di Bantaeng demi Hindari Tangkapan Polisi

rutan-sinjai

Anas Tahanan Rutan Sinjai. (Foto: Berita.News/ Syarif)

BERITA.NEWS, Sinjai – Tahanan Rutan Kelas IIB Sinjai, Anas Bin Daman, akhirnya berhasil diringkus usai melarikan diri selama 10 hari.

Ia dibekuk di Kabupaten Gowa oleh tim gabungan Resmob Polda Sulsel dan Polres Sinjai, Minggu (12/7/2025).

Dalam proses penangkapan, Anas melakukan perlawanan dan mencoba kabur.

Petugas pun terpaksa mengambil tindakan tegas dan terukur dengan menembak bagian betisnya.

Kapolres Sinjai, AKBP Harry Azhar, membenarkan hal tersebut saat konferensi pers.

“Anas ditangkap di rumah kerabatnya di Sanrangan, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa,” ujarnya.

Penangkapan dilakukan setelah polisi menerima informasi dari warga.

Tim Resmob Polres Sinjai langsung berkoordinasi dengan Resmob Polda Sulsel untuk melakukan penindakan cepat.

Saat hendak diamankan, Anas tidak kooperatif dan berusaha melawan.

“Tembakan peringatan telah dilepaskan, tapi tak diindahkan,” tegas AKBP Harry.

Anas sebelumnya kabur dari Rutan Sinjai pada 2 Juli 2025.

Ia meloloskan diri dengan membobol plafon Sel Merah, ruang pengasingan bagi napi bermasalah.

Baca Juga :  Wow! Donasi dari Sinjai Tembus Rp467 Juta untuk Aceh dan Sumatra, Dari Mana Saja Sumbernya?

Sel tersebut merupakan ruang tahanan khusus bagi pelanggar tata tertib di dalam rutan.

Aksi pelarian diketahui saat petugas melakukan kontrol pagi hari.

Sekitar pukul 07.00 WITA, sel Anas ditemukan kosong oleh petugas jaga.

Setelah keluar dari rutan, Anas mencuri pakaian warga sekitar untuk menyamar.

Ia kemudian menuju Jalan Persatuan Raya, sekitar SPBU Biringere.

Di lokasi itu, ia menumpang mobil truk hingga sampai di Kabupaten Bantaeng.

Di Bantaeng, ia kembali beraksi dengan mencuri sepeda motor warga.

“Saya curi motor Fino milik warga, lalu kabur ke Gowa,” kata Anas saat konferensi pers.

Dengan kendaraan curian itu, Anas melanjutkan pelariannya hingga ke rumah kerabatnya.

Kini, Anas telah dikembalikan ke Rutan Kelas IIB Sinjai.

Pihak Rutan menyatakan akan meningkatkan pengawasan untuk mencegah kejadian serupa.

Comment