BERITA.NEWS, Sinjai – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Branch Office (BO) Sinjai resmi menjalin kerja sama dengan RSUD Sinjai dalam bidang pengelolaan dan literasi keuangan.
Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pada Rabu (31/12/2026).
Kegiatan berlangsung di salah satu Restoran, Kabupaten Sinjai, dalam suasana akrab dan kekeluargaan.
Penandatanganan PKS dilakukan oleh Pemimpin Cabang BRI Sinjai, HM Dandy Wardana, bersama Direktur RSUD Sinjai, dr. Kahar Anis.
Agenda tersebut turut dihadiri jajaran pegawai RSUD Sinjai serta pekerja BRI BO Sinjai.
Kolaborasi ini disebut sebagai langkah penguatan tata kelola keuangan institusi layanan publik.
HM Dandy Wardana menyatakan, kerja sama ini merupakan bentuk komitmen BRI dalam menghadirkan solusi pengelolaan keuangan yang profesional.
“Kami tidak hanya menawarkan layanan transaksi, tetapi juga edukasi finansial bagi pegawai,” ujarnya.
Menurutnya, kolaborasi ini diharapkan memberi nilai tambah dan meningkatkan efisiensi pengelolaan keuangan institusi.
Dandy menambahkan bahwa sinergi antara BRI BO Sinjai dan RSUD Sinjai telah terjalin lebih dari lima tahun.
“PKS ini menjadi penguatan dari kerja sama yang sebelumnya sudah berjalan baik,” katanya.
Ia menegaskan, keberlanjutan kemitraan menunjukkan kepercayaan kedua belah pihak dalam pengelolaan keuangan.
Melalui kerja sama ini, BRI BO Sinjai berkomitmen menyediakan layanan keuangan yang aman, terintegrasi, dan sesuai kebutuhan RSUD.
“Kami berharap solusi yang diberikan dapat mendukung kinerja organisasi secara berkelanjutan,” tutur Dandy.
Selain itu, BRI juga akan memperluas program literasi keuangan bagi pegawai rumah sakit.
Sementara itu, Direktur RSUD Sinjai dr. Kahar Anis menyambut positif terjalinnya kerja sama tersebut.
“Kami melihat BRI sebagai mitra strategis dalam mendukung modernisasi tata kelola keuangan rumah sakit,” ujarnya.
Menurutnya, kolaborasi ini tidak hanya menguatkan aspek keuangan kelembagaan, tetapi juga peningkatan kompetensi SDM.
Kahar Anis menekankan pentingnya literasi keuangan bagi pegawai sebagai bagian dari profesionalisme kerja.
“Pegawai yang memiliki pemahaman finansial yang baik akan lebih tertib dalam pengelolaan keuangan, baik pribadi maupun institusi,” katanya.
Ia berharap kerja sama ini berjalan konsisten dan memberi dampak nyata bagi pelayanan rumah sakit.
BRI menegaskan bahwa kolaborasi strategis dengan berbagai pemangku kepentingan daerah akan terus diperluas.
Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya mendorong inklusi dan literasi keuangan masyarakat secara berkelanjutan.
Selain itu, BRI berkomitmen mendukung pertumbuhan ekonomi daerah serta penguatan kualitas pelayanan publik.


Comment