BERITA.NEWS, Parepare — Warga Parepare diminta meningkatkan kewaspadaan menyusul peringatan dini cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Sulawesi Selatan.
Peringatan tersebut terkait potensi hujan yang diprediksi dapat memicu genangan di sejumlah wilayah rawan.
Menindaklanjuti hal itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Parepare langsung bergerak cepat.
Sejak beberapa hari terakhir, tim BPBD terus melakukan pemantauan intensif di kawasan yang dinilai berpotensi mengalami banjir.
Kepala Pelaksana BPBD Parepare, Rasdy, menegaskan bahwa pihaknya telah berada dalam posisi siaga penuh.
Bahkan, pemantauan tidak hanya dilakukan saat peringatan dirilis, tetapi sudah berlangsung sejak beberapa hari sebelumnya.
“Tidak hanya besok saja kami melakukan pemantauan. Sejak beberapa hari ini kami terus siaga terhadap wilayah yang berpotensi banjir,” ujar Rasdy, Selasa (06/01/2026).
Sebagai langkah kesiapsiagaan, BPBD Parepare juga telah membuka posko induk yang melibatkan sejumlah instansi terkait.
Keberadaan posko ini memungkinkan tim bergerak cepat jika sewaktu-waktu terjadi banjir di titik rawan.
“Teman-teman yang tergabung dalam posko sudah standby. Apabila ada kejadian, kami langsung turun,” jelasnya.
Meski sejumlah titik telah dipantau secara intensif, kondisi Parepare masih terbilang aman.
Rasdy mengungkapkan bahwa genangan yang terjadi belakangan ini belum masuk kategori banjir, melainkan luapan air akibat kapasitas drainase yang tidak mampu menampung debit air.
“Alhamdulillah, sampai hari ini walaupun ada genangan, tapi itu bukan banjir. Itu hanya luapan air dari drainase,” tutupnya.


Comment