Tanggul Sepanjang 7,2 Km Dibangun di Teluk Palu, Telan Anggaran Rp250 M

BERITA.NEWS, Palu – Setelah diterjang tsunami dan gempa yang begitu dahsyat pada 28 September 2018, Palu Sulawesi Tengah kini terus berbenah. Sejak 24 November 2019 dimulai pembangunan tanggul di sekitar Teluk Palu.

Seperti terlihat pada Minggu (22/11/2020), pembangunan tanggul sepanjang 7,2 kilometer itu saat ini sedang berjalan. Nantinya tanggul akan membentang di empat kelurahan Kota Palu, yaitu Silae, Lere, Besusu Barat, Talise.

Berdasarkan informasi, tanggul tersebut diberi nama Silabeta, dengan menelan anggaran Rp250 miliar yang merupakan bantuan dari Japan International Cooporation Agency (JICA).

Sejumlah warga sekitar pantai yang terdampak tsunami dan gempa di Sulawesi Tengah, khususnya di Kota Palu, mulai menempati rumahnya dengan memperbaiki sedikit demi sedikit.

Baca Juga :  Edarkan Uang Palsu, Buruh Harian Lepas di Parepare Ditangkap Polisi

Salah satunya yakni Yohanes (50) warga Jalan Rajamoili, yang terletak tepat di depan Jembatan Kanise yang kini telah lenyap.

Saat ditemui, Yohanes mengaku memilih untuk tetap bertahan di bangunan yang tinggal separuh itu karena tidak masuk sebagai daftar penerima bantuan oleh pemerintah.

Tidak sampai di situ, dia pun masih gigih untuk membuka warung makan dan bengkel, meski pun hanya pres ban di lokasi yang telah hancur diterjang stunami 2018 silam.

“Pertama kami bersyukur masih bisa selamat, meski pun tidak masuk daftar dapat bantuan. Ini juga ada teman orang Jawa minta buka usaha bakso dan orang Bugis minta buka bengkel, saya bilang silakan saja,” ungkap Yohanes.

Baca Juga :  Wali Kota Parepare Terkonfirmasi Positif Covid-19

Yohanes juga menambahkan, untuk usahanya, lapangan futsal saat ini juga masih perbaiki sedikit-sedikit.

“Di lantai 2 itulah, warga yang merekam video itu sampai-sampai viral,” kenangnya.

– MAULANA KARIM