Gubernur Sulsel Akan Kaji UU Omnibus Law Bersama Buruh dan Mahasiswa

Gubernur Sulsel bersama Ketua DPRD saat temui Massa Aksi Tolak UU Omnibus Law.


BERITA.NEWS,Makassar– Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah (NA) mengakui jika akan melakukan pertemuan bersama para tokoh serikat pekerja, buruh dan mahasiswa untuk mengkaji bersama isi draf Undang-undang (UU) Omnibus Law.



NA mengakui Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memberi ruang dan instruksi kepada seluruh Gubernur se-Indonesia untuk mendengarkan masukan massa aksi yang menolak UU Omnibus Law tersebut.



“Saya buka dua tiga hari kedepan. Kumpul tokoh pendidik, masyarakat, buruh duduk bersama apa yang merugikan rakyat (UU Omnibus Law) kita usulkan untuk diperbaiki,” ucapnya saat temui massa aksi depan kantor Gubernur Sulsel. Senin (12/10/2020).



Diketahui, aturan baru yang di anggap sapu jagat gabungkan 1.203 pasal dari 73 UU terkait dan terbagi atas 7,197 daftar Inventarisir Masalah disusun menjadi 174 pasal dari 15 Bab UU Omnibus Law, dikatakan perlu dikaji lebih dalam hasilnya dan dikirim ke Presiden.



“Sebagai kader intelektual kita sama-sama kaji. Saya kira tidak ada negara mau sengsarakan masyarakat. Dimasa pandemi ini ada 6.9 jta pengangguran. 3.5 juta dirumahkan,  angkatan Kerja 3 juta tiap tahun,” ujarnya.




Sebelumnya, NA mengatakan bahwa sesuai hasil dari pertemuan dan kajian bersama UU Omnibus Law tersebut akan diberikan langsung kepada Presiden Jokowi paling lambat 1 Minggu kedepan.


“Yang negatif kita sama-sama kaji, kami diberikan waktu 1 Minggu ini kita bisa bawa masukan walaupun harapan dari kita semua sudah disampaikan dalam rapat terbatas (Ratas) kemarin,” ungkapnya.

Baca Juga :  Gubernur Sulsel dan Citilink Teken MoU, Subsidi Tiket Pesawat ke Toraja
loading...