Sosialisasi Protokol Kesehatan Door to Door, Luwu Rendah Kasus Covid-19 di Sulsel

Kegiatan rapid test. Kabupaten Luwu termasuk rendah kasus covid-19.

BERITA.NEWS, Luwu – Kabupaten Luwu dianggap rendah Covid-19 di Sulsel. Sesuai data dari Dinas Kesehatan dan BPBD ada tiga orang yang meninggal dan beberapa orang sedang dalam karantina.

Rendahnya terpapar covid-19 dikarenakan pro aktif Tim Gugus Luwu dalam sosiaslisasi bersama dengan berbagai pihak termasuk Tim Penggerak PKK Luwu dengan cara door to door. Sosialisasi terkait bahaya Covid-19 dan juga penerapan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.

Hal ini dikatakan oleh Bupati Luwu Basmin Mattayang kepada media di ruangannya, Senin (12/10).

“Selama 1 bulan Ketua Umum Harian Tim Gugus Covid-19 bersama Ketua Penggerak PKK beserta timnya langsung ke rumah-rumah warga sosialisasi kecuali yang pelosok yang dianggap jauh dari keramaian yang tidak dikunjungi langsung tapi tetap dipantau jika mereka ke keramaian,” ujarnya.

Upaya menekankan angka penyebaran covid ini mengacu pada Surat Edaran Menteri Nomor 107 Tahun 2020.

Baca Juga :  Buka Rakercab DPC IPIM, Bupati Luwu Ungkap Rencana Seleksi Imam Masjid

Menurutnya, kiat lain yang dilakukan sehingga angka terpapar lebih sedikit yakni melibatkan semua elemen masyarakat dalam sosialisasi.

Sementara dampaknya terhadap ekonomi, menurut bupati, khusus untuk Kabupaten Luwu tidak terlalu terpengaruh. Hal ini karena Luwu 80 persen warga Luwu adalah petani. “Sehingga tidak terlalu berpengaruh pada sektor ini,” katanya.

Pada kesempatan ini Bupati Luwu juga memantau langsung rapid test yang diikuti puluhan PNS yang dilaksanakan di Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

“Pelayanan terhadap masyarakat harus tetap berjalan, namun jangan abaikan protokol pencegahan covid-19, pakai masker dan jaga jarak,” kata Basmin Mattayang, yang didampingi Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Hasbullah dan Kadis Kominfo Anwar Usman.

Bupati menambahkan, rapid test ini bertujuan untuk mengetahui PNS sebagai pelayan masyarakat bebas dari pandemi covid-19.

Baca Juga :  Ketua TP PKK Luwu Kukuhkan 15 Orang Perwakilan Apoteker Jadi Agent Of Change

Kepala BPBD Kabupaten Luwu Rahman Mandaria menambahkan, selama ini Pemda juga terus melakukan sosialisasi Perbup 107 Tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan.

“Penegakan Perbup 107 tahun 2020 ini juga sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19,” katanya.

Sementara itu, Kapolres Luwu AKBP Fajar selaku Ketua Harian Tim Covid-19 Luwu, mengatakan saat ini tidak lagi mengeluarkan ijin keramaian pesta di masyarakat. “Kalau ada tetap pesta atau buat keramaian lalu ada apa-apanya ya tanggung sendiri,” ujarnya melalui WhatsApp.

. MUH ASRI

loading...