Hari Pertama PPDB Jalur Zonasi, Kadisdik Sulsel: Iya, Masih Terjadi Penumpukan

Suasana verifikasi data PPDB Online jalur zonasi di SMAN 5 Makassar.
Suasana verifikasi data PPDB Online jalur zonasi di SMAN 5 Makassar. (Berita.News/KH)

BERITA.NEWS, Makassar – Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online khusus jalur zonasi mulai dibuka hari ini di seluruh SMA/SMK Se-Sulsel. Penumpukan para calon peserta didik baru itupun juga tidak bisa dihindari, seperti di SMAN 5 Makassar.

 Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Sulsel Irman Yasin Limpo mengakui hari pertama PPDB kali ini memang terjadi penumpukan seperti di SMAN 5 dan SMAN 1 Makassar. Namun, kejadian itu kata Irman anggap suatu hal yang tidak perlu terjadi.

“Memang terjadi penumpukan di beberapa sekolah, sebenarnya penumpukan ini tidak perlu terjadi apabila para pendaftar khususnya orang tua murid memahami bahwa tidak perlu lagi antre karena sudah mendaftar, di sekolah itu sisa verifikasi,” ucapnya.

Baca Juga :  Putri Nurbaiti Terpilih Menjadi Ketua HMBD UIN Makassar

Lebih jauh, None sapaan akrab Kadisdik Sulsel itu menjelaskan untuk di sekolah hanya datang melakukan verifikasi dan mencocokkan data administrasi, tapi untuk pendaftaran bisa dilakukan di rumah masing-masing.

”Di sekolah memverifikasi. Kalau mau dia lihat bisa sore menumpuk pagi jam 8 ramai – ramai. Jadi masalah yang di hari pertama ini hanya kendala teknis. Kalau di buka kan harus di hubungkan dengan sistem semua,” katanya.

Baca Juga :  Putri Nurbaiti Terpilih Menjadi Ketua HMBD UIN Makassar

Menurutnya, khusus di Makassar seluruh kecamatan telah terzonasi dengan SMA/SMK, seperti di kecamatan Makassar ada 4 sekolah yang masuk dalam zonasi.

“Semua wilayah kecamatan di jangkau oleh SMA, karena zonanya kita banyak. 90 persen zona. Seperti kecamatan Makassar di hendel 4 sekolah. Kecamatan Wajo yang tidak ada SMAN nya masuk zonasi,” pungkasnya.

Diketahui, database sementara PPDB online jalur zonasi SMA/SMK Se-Sulsel 52.849 pendaftar. 7293 sudah lakukan verifikasi.

KH.