Fata Husic, “Nenek Ramadan” Berpuasa yang ke-104 Tahun

Fata Husic, perempuan yang diklaim berusia 111 tahun dan tetap berpuasa sebulan penuh selama 104 tahun. (Foto: Anadolu Agency)
Fata Husic, perempuan yang diklaim berusia 111 tahun dan tetap berpuasa sebulan penuh selama 104 tahun. (Foto: Anadolu Agency)

BERITA.NEWS, Bosnia – Usia bukan kendala untuk tetap berpuasa. Mungkin seperti itu yang menjadi motivasi Fata Husic, seorang nenek yang diklaim berusia 111 tahun dan terus berpuasa hingga Ramadan tahun ini.

Fata Husic, yang tinggal di Mostar, Bosnia dan Herzegovina, mengaku menyambut suka cita bulan ramadannya yang ke-104 tahun ini.

Dia dijuluki “Nenek Ramadan” karena usianya melampaui satu abad dan tetap berpuasa selama sebulan penuh.

Dilansir dari laporan Anadolu Agency, Fata Husic bercerita bahwa pertama kali melaksanakan Puasa Ramadan pada usia 7 tahun. Dia mengaku, ingin terus berpuasa pada setiap Ramadan selagi masih diberi kesehatan.

“Allah memberimu kesabaran karena lapar dan haus selama setiap bulan Ramadan,” tutur Fata Husic, kepada Anadolu Agency, dikutip BERITA.NEWS, Selasa (14/5/2019).

Bagi Nenek Fata, puasa bukan hanya soal menahan diri dari lapar dan haus, tetapi juga cara menunjukkan kesabaran dan pengertian bagi orang-orang di sekitar.

“Puasa tidak hanya untuk makan, tidak untuk minum air,” Nenek Fata menekankan. “Puasa, pada kenyataannya, untuk menunjukkan kesabaran, untuk menunjukkan pengertian,” katanya.

//www.instagram.com/embed.js

Dia bercerita, saat Perang Dunia 1 yang memecah sejumlah negara Uni Soviet, dirinya mengaku saat itu masih berusia kanak-kanak. Namun di tengah kondisi perang, tak menghalangi niatnya tetap menjalankan ibadah puasa Ramadan.

“Saya tidak pernah berhenti berpuasa dan berdoa meski pun ada banyak kesulitan,” kata Fata Husic, yang mengaku ayahnya adalah seorang tentara yang terlibat pada Perang Dunia 1.

Saat ini, Nenek Fata hidup bersama cucu dan anak-anaknya. Meski pun mereka memilih gaya yang lebih modern saat bepuasa, Fata tetap mengingatkan tentang tradisi Ramadan yang pernah dilalui di masa lampau.

Di akhir wawancara dengan Anadolu, Nenek Fata yang berusia 111 tahun menyarankan kaum muda untuk tidak melanggar perintah-perintah agama dan ibadah mereka.

“Doa, puasa, dan amal tidak boleh dilupakan,” tandasnya.

loading...