Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Nasional

1,8 Juta Juta Guru Honorer Bakal Dapat BLT Rp 600 Ribu/Bulan

badge-check

					1,8 Juta Juta Guru Honorer Bakal Dapat BLT Rp 600 Ribu/Bulan Perbesar

BERITA.NEWS, Jakarta – Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan pemerintah tengah menyiapkan subsidi gaji atau Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk 1,8 juta guru honorer. Nantinya, BLT itu akan dikoordinasikan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di bawah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim.

“Disampaikan juga, ada program untuk guru honorer sejumlah 1,8 juta yang nanti akan dilaksanakan Kemendikbud,” ujar Airlangga dalam Konferensi Pers Komite Penanganan COVID-19 dan PEN, Jumat (18/9/2020).

Airlangga menerangkan skema BLT tersebut serupa dengan subsidi gaji pekerja bergaji di bawah Rp 5 juta yang disalurkan melalui Kementerian Ketenagakerjaan. Itu berarti, setiap guru honorer akan mendapatkan insentif sebesar Rp 600 ribu per bulan selama empat bulan, atau totalnya Rp 2,4 juta.

“Kebijakan sama dengan subsidi gaji,” tambahnya, mengutip Detikcom.

Sebelumnya, Direktur Utama BP Jamsostek Agus Susanto mengatakan pekerja honorer, apapun profesinya bisa mendapatkan bantuan Rp 600 ribu per bulan atau subsidi upah. Catatannya cuma satu, terdaftar sebagai peserta aktif BP Jamsostek (BPJS Ketenagakerjaan).

“Jadi sesuai kriteria dari Menaker (Menteri Ketanagakerjaan), bahwa pekerja honorer itu juga diberikan, sepanjang terdaftar sebagai peserta aktif BP Jamsostek. Tidak terbatas di pendidikan, semua pekerja kayak driver, security, dan sebagainya,” ujar Agus dalam diskusi FMB9 yang disiarkan pada akun YouTube Kemnaker, Kamis (17/9/2020).

“Sepanjang para pekerja tersebut mendaftar BPJS Ketenagakerjaan dan ini adalah pekerjaan non ASN maka akan diberikan subsidi upah,” ungkapnya.

Ketua Satgas PEN Budi Gunadi Sadikin menyatakan ada 398 ribu tenaga honorer yang juga ikut mendapatkan bantuan Rp 600 ribu. Dia juga mengatakan bahwa ratusan ribu pekerja ini merupakan tenaga honorer yang terdaftar dalam BPJS Ketenagakerjaan.

Budi menjelaskan dari total 15 juta lebih pekerja yang terdaftar pada BPJS Ketenagakerjaan, 398 ribu di antaranya adalah tenaga kerja honorer.

“Dari 15 juta tenaga kerja yang terdaftar pada BPJS (Ketenagakerjaan), yang eligible untuk terima Program subsidi gaji, sekitar 398 ribu adalah tenaga kerja honorer,” ungkap Budi dalam konferensi pers virtual via YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (16/9/2020).

“Memang tenaga honorer ini adalah yang terdaftar di BPJS, karena memang kita butuh data lengkap. Ini sekaligus penghargaan terhadap pengiur, pembayar dan peserta BPJS,” jelasnya.

Loading

Comments

Baca Lainnya

OJK Perkuat Pengawasan Industri PPDP, Dukung Perekonomian Nasional

14 April 2026 - 08:21 WITA

Modus Janjikan Pengaturan Perkara, Empat Oknum Mengaku Pegawai KPK Ditangkap

10 April 2026 - 19:19 WITA

BPKH Salurkan Uang Saku Haji 2026, Jemaah Terima 750 Riyal untuk Kebutuhan di Tanah Suci

10 April 2026 - 15:46 WITA

Bongkar Mafia Narkoba di Balik Jeruji, Menteri Agus: Siap Sikat Tanpa Pandang Bulu

10 April 2026 - 13:59 WITA

OJK Perkuat GRC untuk Jaga Stabilitas Sistem Keuangan di Tengah Risiko Global

9 April 2026 - 08:30 WITA

Trending di Nasional